Wednesday, November 5, 2014

Kepo di Loop KePo


Setelah sirik baca postingan Safira tentang Loop KePo bagaimana dia bisa ikutan coaching clinic-nya Dewi Lestari (OMG!!), akhirnya aku kepo juga tentang roadshownya di Surabaya. Waktu itu sih belum ada kepastian tanggal berapa hingga akhirnya setelah update beberapa kali, fix jadinya tanggal 26 Oktober. Daaan, ternyata Surabaya kebagian coaching clinic-nya Raditya Dika dan Joko Anwar.

Seperti biasa, aku mengajak lelakiku ikut serta. Kan kita pecinta gratisaaaaan! (*^□^)八(^□^*) Walau sebenarnya gak ada yang nyambung dengan bidang yang digeluti, ia akhirnya milih ikutan kelas digital video-nya Joko Anwar. Kalo aku ya jelas Raditya Dika! *masih ngejar kesempatan foto bareng Щ(ºДºщ)

Menurut info, acara dimulai pada pukul 12 tepat di Surabaya Town Square (Sutos). Sebagai ancang-ancang, kita pun datang sejam lebih awal. Meski begitu, tetep aja venue udah ramai dipadati Loopers! Loop KePo menyedian banyak stan, seperti Google Glass, Langitmusik, game digital, bahkan bazaar buku Gramedia dan KFC pun ada. Mau ikutan mblusuk di stan Google Glass dan Langitmusik tapi antriannya bbeuhh, panjang bener. Mana jam segitu di Sutos panas terik matahari terasa menyengat.

Daripada bengong, aku minta difotoin my hunny dan bergaya ini-itu. eh, tiba-tiba didatengin mbak-mbak cantik sambil bawa hape dan tongsis. Rupanya ia sedang mempromosikan ponsel keluaran terbaru LG G3 Beat yang punya teknologi canggih buat selfie. Cukup gerakkan telapak tangan dan cekrik!, kita sudah ter-capture.

Bergaya dengan tiket masuk dan ngeksis di photoboot
Kita berdua selanjutnya memilih buat ngitarin venue sambil cari tahu kira-kira bakal ditempatin di mana ya coaching clinic-nya. Eh lha kok pas kita berada di depan tempatnya, kebetulan para peserta sudah diperbolehkan masuk ruangan. Kita pun berpisah dan aku langsung membaur dengan antrian masuk ke kelas Raditya Dika. Yassalam rame buanget dan penuh sesak, aku pun kebagian tempat di area belakang *hiks.

Pas udah duduk dan mengamati sepenjuru ruangan, aku berasa tua deh jadinya. Bayangin, rata-rata pesertanya tuh anak-anak SMP dan SMA yang dateng serombongan dan saling meng-klaim sekolahannya gitu. Ya ampuuuun aku berada di tengah-tengah lautan ababil (abg labil). ~ ~ \(!!˚☐˚)/ Lelakiku juga. Dia chat aku dan katanya ia berada di tempat yang salah. Hmm… sepertinya dia emang peserta tertua ya di situ. :p

Sambutan Joko Anwar di kelas Video Digital
FYI, ini kali kedua aku ikutan writing class-nya Raditya Dika. Yang pertama aku ikut workshop yang diadakan oleh salah satu kampus negeri di Surabaya. HTM-nya untuk umum adalah IDR 55.000,- *beruntung karena aku punya koneksi orang dalam, dapat harga mahasiswa asli universitas tersebut yakni IDR 45.000,-* And you know, buatku rugi banget deh waktu itu. Raditya Dika lebih banyak banyolnya timbang materinya. Intinya secara konten acara gagal lah. Mana audiens-nya alay juga, teriak-teriak mulu. Huh. Bisa foto bareng pun kagak. (`⌂´#)

Okey, back to Loop KePo. Saat Raditya Dika memasuki ruangan, seperti yang kuprediksi, sepenjuru ruangan ini dengan alay pada teriak-teriak. Dika melambai, teriak. Dika menyapa, teriak. Dika salto, teriak. *gak ding, gak ada salto* Sebagai pembuka, tentu ia mengeluarkan joke-joke seru seperti soal laser yang ia pergunakan. Oya, security yang ada di situ jadi bahan bully habis-habisan gara-gara pake kacamata hitam. Si Dika ngeledek ‘Dadadam dadadam! Dadadam dadadam!’ niruin vokalis band Radja.

Materi yang dia berikan tetep sama dengan workshop yang kuikuti kali pertama. Ia membahas bagaimana caranya kita menggali ide cerita. Menurutnya, ide berasal dari anxiety atau kegelisahan. Nah, bagaimana cara menemukan kegelisahan tersebut? Salah satunya dari pengalaman yang gak enak. Contohnya, saat pertama kali nembak cewek.

Nantinya ide-ide tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan. Bisa buat posting di blog, cerita fiksi, kisah misteri/detektif, bahkan materi stand up comedy.

Di tengah-tengah serunya pembahasan, datanglah Bu Risma dan langsung mengalihkan perhatian peserta. Yaa… begitulah sosok Walikota Surabaya yang amat dicintai warga Surabaya bahkan dari kalangan muda juga. Hampir separo lebih dari anak-anak tersebut memanggil-manggil beliau. Kemudian dengan nada bicara yang keibuan, Bu Risma berkata pada anak-anaknya tentang kesungguhan ilmu bahwasanya ilmu bisa didapat di mana saja. Termasuk dari workshop ini, sembari beliau mendoakan anak-anak Surabaya ini kelak mampu menjadi para professional dengan skill menulis yang bermanfaat.

Kedatangan Bu Risma
Raditya Dika bahkan sempat diolok seorang anak karena tidak bisa berbahasa Jawa. Berusaha membuktikan, ia pun memberanikan diri berbicara pada Bu Risma.
“Bu, jeneng wis mangan?
Glodak. Pecahlah tawa seisi ruangan.

Yang bener kan, “Bu, panjenengan sampun dhahar" (artinya: Bu, Anda sudah makan? red) Meski merasa malu, Bang Dika ini tetep malu-maluin dengan ngeles “Iso, aku iso” (artinya: bisa, aku bisa. red) tapi logatnya jumpalitan. Heleh heleh.

Setelah Bu Risma berpamitan dan pergi, banyolan kembali mewarnai. Selanjutnya pas ditunjuk satu-satu buat ngasih ide contoh, ujung-ujungnya malah curhat dan di-bully. Hmmm .-.

Oya, ada tips buat Raditya Dika buat yang pengen bikin cerita menarik yakni, buatlah karakter yang unik dan kontradiktif! Misalnya karakter Pak Polisi yang ternyata takut ama tikus.

Pas sesi tanya jawab, beruntung banget aku bisa kepilih. Karena ada hal yang sangat ingin aku tanyakan: Apa rahasianya bisa mendapat tawaran endorse, sponsor, bla bla bla dan gimana cara networking-nya?

Jawabannya singkat banget -_-. Yakni, menulislah karena kamu suka. Jangan mikir terkenal dulu dan lain sebagainya. Karena nanti uang akan datang dengan sendirinya. Gitu. Kalian percaya, gak? :3

Acara kelar pukul dua siang. Wah, lumayan nih sesi 2 jam dan itu gratissss! Dapet snack pula. Wah wah, tau gitu dulu aku gak ikutan acara yang diadain di kampus itu. :| Kelasnya Joko Anwar molor 15 menit malah. Akhirnya aku dan my hunny buru-buru ngejar waktu salat dhuhur.

Acara selanjutnya para guest star tersebut naik panggung dan diwawancarai oleh host. Aku dan my hunny memilih untuk menjajal Google Glass soalnya udah sepi. Bahkan stan Langitmusik udah ditutup. :( Tapi karena kami berdua bermata minus, awalnya alat ini diperagakan oleh orang lain sementara mbak-mbaknya menjelaskan spesifikasinya. Oalah, ternyata Google Glass ini alat yang menyambungkan ponsel agar layar langsung terlihat di lensa kacamata dan kita dapat mengoperasikannya langsung di gagang frame. Kekurangannya, alat ini hanya berfungsi pada mata normal. Makanya kalo aku dan my hunny pake, pasti tetap terlihat kabur.

Berhubung kepengen narsis, aku dan my hunny ikut nyobain dong. :D


Oya, hiburan panggung dimeriahkan oleh Safira Idol (dan aku gatau siapa dia) serta The Overtune. Berhubung my hunny hanya mampu menemaniku hingga sore, kami pun lekas pulang. Pokoknya gak rugi deh datengin Loop KePo. Udah seru, gratis, bermanfaat pula! Berharap ada event kayak gini lagi. Hahahaha.

25 comments :

  1. eman aq gak sempet selfie ma bu Risma :D

    ReplyDelete
  2. Kok aku bisa ketinggalan inpoh acara keren buangeeet iki yooo?? Apa mungkin hadirin terseleksi berdasarkan umur? *sembunyiin KTP**
    Duh, duh. Kebayang deh, seruuuu dan riuhnya.
    ABG alay suroboyoooo gitu lo :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah wah, ternyata acara ini belum tersebar secara luas yah kok banyak yang ketinggalan kereta .-.
      Iya seru banget. Ini masih ABG kah? :p

      Delete
  3. Asli sirik

    Baru ikutan acaranya bang raditya dika sekali. Itupun cuma seminar.
    itu juga nggak dapet duduk -___-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aww... kalo acaranya gratis gak usah terlalu disesalin ._.

      Delete
  4. uhuy,,,keren acaranya,,aku kok ketinggalan ya acara beginiah,,ah,,,kurang update nih,,padahal pengen bget kepo dan merasakan sensasi google glass,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah... iya mbak Dwi, maafkan saya yang tidak mengabari T.T

      Delete
  5. aaaaahh kereeennnn >.< jakarta kapan ya di datengin loop kepoo

    ReplyDelete
  6. acara nya keren , apalagi duet mas panji dan radytia dika waktu loop kepo di kota medan , seru habiss memang acara ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huaaah seru banget dong. Sama-sama comic tuh. ^^

      Delete
  7. mantep ada bu risma segala...
    pengen coba jg deh google glassnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, seneng deh acara ini didukung Bu Risma segala

      Delete
  8. acara kereeen...aku suka acara2 model begini nih....
    fav quote:
    menulislah karena kamu suka. Jangan mikir terkenal dulu dan lain sebagainya. Karena nanti uang akan datang dengan sendirinya.

    thanks ya Ka :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya keren! Acara menyenangkan dan juga bermanfaat. :))
      Quote yang inspiratif memang. :)
      Sama-sama. :)

      Delete
  9. keren nih acaranya.....
    btw... blog yang ini khusus diary, dan satunya untuk tulisan artikel dll ya...
    benarkah begitu???

    asyik, bareng my hunny.. cieyyyeeee..... indahnya kalau udah punya pasangan ya,,!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep. Betul sekali, memang aku segmentasikan seperti itu. :))

      Hihihihihihi iyaah ^o^

      Delete
  10. Waah ada raditya dikanya ya..sayangnya jauh bgt dri tempatku hehe

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillah ya jadi banyak manfaatnya, dari sesuatu yang luar biasa hehe

    ReplyDelete
  12. Kalau pas lagi bener, Joko Anwar ngasih tip2 nulis script juga di twitter. Aku sering merekap untuk keperluan sendiri. Kalau Raditya dulu lucu, skrg agak ketuaan kali ya kalau temanya tetep remaja? Tapi suka sih dg Malam Minggu Miko.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oya? Aku belum terlalu ngikutin Joko Anwar mbak.. masih lebih gali di bidang creative writing aja...

      Delete
  13. Aku juga ikutan ini acara loh mbak. Ngambil kelas Raditya Dika dan duduk paling depan sendiri hehehehe:D Mbaknya di sebelah mana duduknya?

    ReplyDelete

Terima kasih banyak sudah mau berkunjung dan membaca, terlebih turut meninggalkan komentar. ^o^ Mohon berkomentar secara sopan dan plisss jangan tinggalkan link hidup dan pasti langsung aku hapus. Okey? ;)

Sekali lagi terima kasih pembaca-pembaca setiaku. Tanpa kalian, apalah arti aku dan tulisanku ini. Semoga menginspirasi. :))