Kaleidoskop Hilda Ikka (2015)

Kaleidoskop Hilda Ikka (2015)

Huaaaa nggak kerasa udah hampir di penghujung 2015. Kalo udah begini, baru deh inget ama resolusi yang aku buat di awal tahun. Apa kabarnya yhaaa? Padahal dulu kepengen bisa update progress-nya tiap semester. Nyatanya… boro-boro! :v

Emang apa aja sih?

Prewed Story: Belanja Persiapan Lamaran

Prewed Story: Belanja Persiapan Lamaran

Sebenernya aku pengen posting soal tes pre-marital. Cuma karena sampe sekarang nggak sempet konsul hasil lab dan males riset, yaudalah skip. Itu dibahas ntar habis lamaran aja yah muahahaha.

Hmm sudah jadi rahasia umum lah yaw kalo urusan seserahan, calon mempelai wanita bakal jadi ratunya. Minta ini-itu aseeek sekali. *walau kudu disesuaikan ama budget sih* Yah pokoknya cewek mana sih yang gak girang kalo dibelanjain. Apalagi ini cuma sekali seumur hidup. Jadi kudu pinter-pinter dimanfaatin kesempatan ini. :D

Jujur seumur-umur aku nggak pernah tau yang namanya prosesi lamaran itu seperti apa atau bingkisannya apa aja. Ya maklum hidup di rantau jauh dengan sanak saudara lainnya di desa. Apalagi aku nggak pernah gitu lho diajak acara lamaran tetangga ato pun sodara sendiri. Jadi ya buta banget soal persiapan lamaran ini sebenernya.

Susah Senang Dalam Satu Paket

Susah Senang Dalam Satu Paket

Ahahak, bulan ini kayaknya aku bakal lebih sering posting tentang curhatan ye.. Secara mo nulis tentang makanan enak ato pun jalan-jalan, mending disimpen aja buat bekal blog baru. Ciyeeeh ciyeeeh yang mo bikin blog lagi tapi masih galau jadi apa nggak. Mau istikharah dulu, doakan petunjuknya cepat keluar yak! :D *emangnya lotre LOL*

Ide untuk nulis postingan ini bermula dari status update Path milik seorang teman (cowok) SMA yang kini sedang menempuh pendidikan dokter di UIN Syarief Hidayatullah Jakarta ato yang biasa diingkat dengan sebutan UIN Jkt. Berhubung aku menganggap Path merupakan sosmed yang bersifat privat, jadi aku memilih nggak menuliskan statusnya secara gamblang di sini. Intinya aja, dia tuh flashback ke jaman SMA (nyantri) dan ngerasa hidupnya dulu sewaktu di situ bener-bener menyedihkan. Yang mandi susah lah, kurang gizi lah, nggak higienis lah, hidup di bawah tekanan lah, nggak bisa bebas ke mana-mana dan lain sebagainya. Ditambah kondisi sekarang yang amat sulit memenuhi kebutuhan financial kuliahnya tanpa beasiswa atau bantuan dari pihak mana pun. In the end, he wish he could back to the time when he can choose the right high school near his hometown.

Tentang Berdamai dengan Diri Sendiri

Tentang Berdamai dengan Diri Sendiri

Setiap orang pasti memiliki fase jatuh bangun dalam hidupnya. Untuk orang sepertiku, salah satunya adalah saat mengikuti lomba. Ya, tahun ini aku mulai cukup sering berpartisipasi dalam kontes blog. Baik giveaway kecil-kecilan maupun yang bersponsor gede-gedean. Mulai dari hadiah buku pengembangan diri sampe duit sekian juta. Kalah menang merupakan hal yang lumrah. Namun kadangkala kekalahan membuatku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi. Aku tenggelam dalam lautan luka dalam. Aku tersesat dan tak tau arah jalan pulang.
.
.
.
Kok kayaknya nggak asing, yak? Auk ah, elap.

Prewed Story: Tentang Memiliki Tabungan Bersama

Prewed Story: Tentang Memiliki Tabungan Bersama

Jadi beberapa waktu lalu Kak Icha (www.annisast.com) pernah ngeshare link dari Hipwee yang berjudul “7 Tips Keuangan Buatmu yang Menikah Tanpa Merepotkan Orangtua”. Salah satu garis besarnya adalah nabung bareng pasangan trus dikumpulin dalam satu rekening. Nah rupanya hal ini menimbulkan pro kontra bagi para pembaca, termasuk aku. Kebetulan temanya pas buat topik Prewed Story, so kali ini aku pengen bahas tabungan bersama menurut pandangan pribadi.

Well, menyelenggarakan pernikahan dengan hasil kerja keras sendiri buatku emang suatu hal membanggakan, syukur-syukur bisa meringankan beban orangtua. Namun mengingat biaya untuk melangsungkan pernikahan itu kisarannya hampir sama kayak nguliahin anak di universitas ternama, kadang ya kita nggak sanggup nabung sendirian. That’s why nggak ada salahnya ngajak pasangan untuk nabung bersama. Toh hasilnya juga untuk dinikmati bersama.

Review Gizi Super Cream: Senjata Ampuh untuk Cantik Effortlessly

Review Gizi Super Cream: Senjata Ampuh untuk Cantik Effortlessly

Dari sekian produk skincare yang merajai pasar Indonesia, nama Gizi Super Cream awalnya terdengar asing di telingaku. Kok belum pernah tau… Lhadalah pas aku tanya ibuku, ternyata Gizi Super Cream ini merupakan produk kecantikan yang amat populer pada zamannya loh. Ya pas ibuku masih gadis kinyis-kinyis. xD

Iya nih, saking populernya, ibuku pun nggak ketinggalan ikut pake. So, sewaktu kebagian jatah Gizi Super Cream dari Kawaii Beauty Japan tentu girang banget dong. Langsung deh aku kasih tau ibu kalo sekarang Gizi Super Cream hadir dalam inovasi dan kemasan baru. Oh wow, beliau super excited jadinya!

Ketika Gambar Diambil Orang

Ketika Gambar Diambil Orang

Haduh susah banget yah ternyata bikin judul postingan yang eye catchy sekaligus mengundang kontroversi #lhah . Uyee, ini ceritanya mau sharing pengalaman nggak enak yang baru aja heboh terjadi 2 ato 3 minggu yang lalu *eh, udah basi dong ya? Biarin xD

Dan pertama aku pengen nanya…

Bagaimana perasaanmu ketika gambar di blogmu digunakan oleh orang lain tanpa izin?

Geger?

Senggol bacok?

Ato woles?

Cuek beibeh?

Kalo aku sih biasa aja.

Prewed Story: Rempongnya Beli Cincin Kawin

Prewed Story: Rempongnya Beli Cincin Kawin

Aaak maafkan Prewed Story minggu ini telat (lagi!). Iya nih gara-garanya kena penyakit hiatus. Jadi sekalinya nggak ngedraft sehari, hari berikutnya udah kebawa males. Seolah nyentuh keyboard bikin ketek bisulan, ogah banget gitu pokoknya. Sampe-sampe gagal ikutan giveaway #FAMILYTALKXHIJUP gara-gara deadline-nya nggak keburu HUHUHU. Padahal udah ngiler pocernya, udah punya inceran di Hijup hiks.

Oke, skip.

Nah ada yang tanya gak kenapa topiknya kok ujug-ujug tentang cincin kawin? Padahal minggu lalu masih ngebahas soal social life gitu? *lalu nggak ada yang nanya* #bukanbloggerhitz #bloggerfakirpenggemar

#GayaHilda : The Milky Way!

#GayaHilda : The Milky Way!

Yuhuuu, postingan fashion kembali lagi! Ada yang kangen? *disembur kodok*

Aku juga kangen kok. Kangeeeen banget OOTD-an terus diupload di blog. Tapi semakin lama hasil fotonya makin bikin ngeri. Lah gimana, lama-kelamaan badanku udah kayak kebanyakan baking powder. Alias NGEMBANG! Huhuhuhu. Pas pake outfit berikut ini sebenernya udah keliatan banget lemak nyembul sana-sini. Namun demi pencitraan hasil foto yang bagus, jadi ya untuk sudut pengambilan gambarnya perlu diakal. Jadi jangan bosen ya liat foto-fotonya diambil dari depan semua. Karena sesungguhnya angle dari samping dan belakang itu sungguh membuka aib. LOL

Suspend Driver GO-JEK Besar-Besaran, Kok Bisa?

Suspend Driver GO-JEK Besar-Besaran, Kok Bisa?

Jadi beberapa waktu lalu banyak situs berita online santer memberitakan perihal kasus driver Gojek yang terkena suspend besar-besaran. Setidaknya lebih dari 7.000 driver senusantara tidak dapat menerima order selama beberapa hari. Hal inilah yang memicu demo driver Gojek di beberapa ibukota, Bandung salah satunya. Sampai-sampai Kang Emil harus turun jalan dan menjembatani forum antara driver Gojek dengan pihak perusahaan. *yang harusnya nggak perlu terjadi karena merupakan konflik internal yang harus ditangani sendiri oleh pihak bersangkutan*

Gojek pun memberi konfirmasi melalui akun FB resmi perusahaan berupa surat terbuka oleh sang CEO, Nadim Makariem. Pas kali pertama baca ini, rasanya tuh kayak Jaka Sembung naik Gojek. Gak nyambung jek! Soalnya aku baruuu aja update kronologis-nya kemaren-kemaren sore, jadinya ketinggalan info BUANGET. Aaaarrrgghh!

Prewed Story: Bergaul dengan Keluarga dan Sahabat Pasangan

Prewed Story: Bergaul dengan Keluarga dan Sahabat Pasangan

Di seri sebelumnya kan aku udah ngebahas tentang pedekate sama calon mertua yang emang penting banget. Etapi ada lagi nih pedekate yang nggak kalah krusial. Apalagi kalo bukan lingkaran sosial pasangan! Mulai dari keluarga, kerabat, sahabat sampai teman-teman akrabnya. You know lah, menikah kan nggak cuma menyatukan dua insan melainkan juga keluarga dan latar belakangnya. Kecuali kalo habis nikah tinggal di pulau terpencil, bikin gubuk dan pake BH dari batok kelapa. Lol xD

Ow yeah, buatku bergaul dengan social circle pasangan itu keuntungannya lebih dari ‘dikenal sebagai pasangan’ aja. Dapet banyak teman baru, syukur-syukur bisa networking juga. Terus sodara dan temen-temennya Muffin kan kebanyakan senior ya, jadi enak buat tempat bertanya. Alhamdulillah Muffin dikelilingi orang-orang baik, nyaman banget gabung di social circle-nya. ^^

Tutorial: Follow Blog Berplatform Non-Blogspot

Tutorial: Follow Blog Berplatform Non-Blogspot

Hola Chocoreaders semua! Kali ini aku mau sharing tutorial mini aja yah. Kenapa? Ya soalnya emang isi step by stepnya pendek aja. Hehe.

Pernah nggak sih kamu (pengguna blogspot) bertanya-tanya gimana ya caranya follow blog yang platformnya non-blogspot? Secara mereka nggak punya GFC (Google Friend Connect) kan. Aku juga penasaran gitu sih, apalagi beberapa seleblog/yang isi blognya cethar itu demennya pake wordpress. Biasanya mereka menyarankan pembaca untuk follow dengan cara subscribe via email. Kalo aku sih ogah, enakan kalo update-nya langsung muncul via dashbor. Plus gak menuh-menuhin inbox yang seringkali kuharapkan datangnya dari job agency. #heaa #kamuketahuan xD

Nah terus gimana dong? Padahal eyke nggak mau ketinggalan update post terbaru dari blogger favorit nih. Beruntung aku nggak terjebak lama dalam kegundahan ini. Salah seorang temen blogger nyeletuk, “Loh, di dasbor kan ada tools buat nambah URL blog lain. Jadi update-annya bisa masuk.

LHOIYATA? Buru-buru deh aku buka dasbor untuk membuktikan ucapan temen itu. dan ternyata… BENERAN BISA. Helloooow, kemane aje gueeee. Rasanya pengen toyor jidat sendiri. xD

Prewed Story: Pedekate dengan Calon Mertua

Prewed Story: Pedekate dengan Calon Mertua

Entah mengapa dalam dunia pernikahan, mertua menjadi salah satu momok bagi pasangan yang hendak berumah tangga. Ada yang bilang mertua itu galak lah, ngeselin lah, suka ikut campur lah, dan sebajek kiyek sebutan lainnya. Lha tapi ketimbang takut sendiri ngebayangin punya mertua gahar macam begitu, mending sibuk mikir: udah pantes belum sih aku jadi menantu yang baik?

Jujur aku nggak tau, kriteria menantu yang baik itu seperti apa. Yang aku tau, mertua itu sama dengan orang tua kita sendiri. Jadi ya bagaimana kita memperlakukan mertua, sama halnya dengan kita bersikap pada ayah-ibu kita.

So, satu-satunya jurus dalam mendekati calon mertua ya.. dengan menganggapnya seperti orang tua sendiri. Yang secara teori kedengarannya gampang, namun prakteknya susah-susah njelimet. Ibarat bikin telor ceplok dengan kuning membulat sempurna, kalo nggak hati-hati jadinya malah modyar. :O

How to be a Good Youtuber on Youtube Creator’s Day

How to be a Good Youtuber on Youtube Creator’s Day

Pernah gak sih kamu nemuin pertanyaan klise kayak,

“Gimana sih caranya jadi Youtuber?”

Yaelah, itu mah sama aja kayak nanya, “Gimana sih caranya jadi blogger?” yang jawaban simpelnya adalah buatlah sesuatu entah tulisan, gambar, dan lain sebagainya lalu post di blog.

Nah kalo jadi Youtuber ya jelas bikin aja video lalu upload di Youtube.

Udah gitu aja. Ya kan?

Coba kalo pertanyaannya diubah menjadi lebih spesifik seperti,

“Gimana sih caranya jadi Youtuber yang bener?”

Kalo itu sih jawabannya ada di workshop event Youtube Creator’s Day Minggu lalu di The Alana Surabaya Hotel. Acara ini diselenggarakan oleh Partner Manager Youtube Indonesia yang bekerja sama dengan Loop.

Ayo Masak: Hot Tuna Spaghetti

Ayo Masak: Hot Tuna Spaghetti

Aku sukaaaaa banget masak spaghetti. Karena bikinnya gampang, tinggal pake La Fonte. YAIYALAH. *tampar* xD Trus gara-gara waktu itu nyobain Hot Tuna Aglio Olio di sebuah café, aku jadi pengen masak sendiri. Cuma nggak pede kalo harus bikin Aglio Olio, takut kurang sedep soalnya kan bumbunya ngeracik sendiri. Yaudalah aku pergi ke swalayan buat beli La Fonte dan kebetulan banget sekarang mereka punya varian saos baru, namanya Hot Tuna! Aaaaak kebetulan yang menyenangkan!

Untuk tunanya sendiri aku nyari di frozen market deket rumah. Ternyata tuna yang dijual sudah dalam bentuk fillet. Mayan lah, gak pake repot-repot buang duri. Borong sekalian buat percobaan masak berikutnya, yakni bikin steak. *ahahahaha sok-sokan*Dan ternyata oh baby… harganya cukup menusuk kantong (pengangguran). Per ons nya itu 8 ribu. Lah aku ambil 3 fillet aja beratnya 4 ons. :3

Prewed Story: Berdiskusi dengan Pasangan (Part 2)

Prewed Story: Berdiskusi dengan Pasangan (Part 2)

Ah elah ternyata aku masih demen ngelanjutin topik bahasan ini. Gak perlu diselang-seling ama topik lain dulu HUAHAHAHA. *pake sok ngerasa bosen segala lol* Iya nih, beberapa hari ini aku habis ketemu Muffin dan ngebet banget nyicil ngejawab pertanyaan-pertanyaan seputar masa depan kami. Buat yang udah nggak sabar nungguin kelanjutannya, cuss pantengin yah!

Mie Akhirat – Citarum (Surabaya)

Mie Akhirat – Citarum

“Udano seng deres, tak sambelno seng pedes.”

Pernah dengar nyanyian itu nggak? Dulu sewaktu SD ato SMP gitu *lupa* temen-temenku kerap nyanyi iseng begitu tiap kali turun hujan. Artinya sih “Hujan turunlah yang deras, biar aku bikinkan sambal yang pedas.” Entah apa hubungannya hujan dengan sambal. Yang aku tau pasti pas turun hujan, enak banget buat menyantap makanan berkuah atau pun yang pedas. AH ELAH HUJAN EMANG BIKIN LAPER SIK. #alesan

Syukurlah November ini sebagian wilayah Indonesia udah diguyur hujan yah. Walau masih ada yang belum menentu kek daerah tempat tinggalku yang baru dua kali turun hujan. Itu pun dua minggu yang lalu dan selamat datang kembali di musim kemarau. -_____- Etapi di Surabaya intensitas hujannya lumayan kok, yaudalah mari kita berburu kuliner endeus bin pedes! \(´▽`)/

Tips Padu Padan Hijab Motif

Tips Padu Padan Hijab Motif
[Sponsored Post]

Sadar gak sih, seringkali kita terjebak dalam zona nyaman sehingga rasanya enggan untuk mencoba hal baru. Contohnya saja dalam hal berpakaian. Biasanya seseorang cenderung memilih model pakaian yang aman. Yang pakenya nggak ribet lah, yang warnanya netral lah, dan lain sebagainya. Salah satunya aku, yang nggak pede pake hijab bermotif.

Yes, it’s me. Aku nggak berani pakai hijab motif karena… I thought it was too complicated! Kalo beli, bingung ntar dicocokin ama baju yang mana. Pas udah punya, dipakenya ama outfit ituuuuu aja sampek mbelenger. xD Di-mix ama outfit lain? Takut mulu. Takut kalo nggak cocok. Takut kalo hasilnya kacau dibilang selera fashionnya jelek. Takut ini lah, itu lah. #cemen

Ya tapi itu kan dulu…. karena beberapa waktu terakhir aku jadi mikir. Hidup cuma sekali bro! Life is just too short to wear boring clothes! Selama ini aku cuma ngiler kalo liat postingan OOTD para hijaber gaul. Mereka tuh kayak gampang banget sih mix and match outfit dan hijab dengan sembarang motif. Abis gitu, seaneh apapun gayanya kok jatohnya tetep bagus. Lha eyke boro-boro, mau tampil kayak begono aja pake banyak cingcong. Huhu. Ya tapi sampe kapan aku mau gini terus? So, I think this time I should get out from the comfort zone!

Prewed Story: Pentingnya Berdiskusi dengan Pasangan (Part 1)

Prewed Story: Pentingnya Berdiskusi dengan Pasangan (Part 1)

Dulu jaman masih ABG, aku kira menikah merupakan hal yang simpel. Tinggal mencari orang yang sama-sama mencintai kita, lalu ajak deh ke KUA *korban dongeng negeri mimpi*. Yaelah, kalo kayak gitu mah mungkin artis-artis ibukota gak bakal ada yang cerai ya bhahahahak. Baru selepas SMA dan menjalani jatuh bangun dalam menjalin hubungan (cailah bahasanya..), aku mulai mengerti kalo menyiapkan pernikahan yang ideal itu rumit pake banget. Bukan masalah rincian biaya resepsi ato ribut nentuin nikah di mana, tapi lebih pada kehidupan setelah menikah.

Curi Perhatian Publik dengan Bata Ladies Lenda dari Blibli.com

Curi Perhatian Publik dengan Bata Ladies Lenda dari Blibli.com

Chocoreaders, kalo boleh tau berapa pasang sih sepatu yang kamu punya?

Harusnya sih lebih dari satu. Iya, nggak? Chocoreaders pasti tau kan, di era sekarang ini sepatu nggak cuma berfungsi sebagai alas kaki. Lebih dari itu, ada banyak kepentingan dan nilai yang dihasilkan dari sepasang sepatu. Kebanyakan wanita mengiyakan hal tersebut. Makanya, nggak heran kalo ada perempuan yang ngoleksi sepatu udah kayak bikin museum. Bahkan beberapa belinya sampe ngejar-ngejar ke luar negeri. Aku mah mending ngejar-ngejar cinta kamu atuh. #heaaak

ICHI Sushi – GKB (Gresik)

ICHI Sushi – GKB (Gresik)

Ahahahak, akhirnya posting wisata kulineran di Gresik lol. Ya maklum lah sejak lulus SD sampai akhirnya lulus kuliah, baru kali ini aku bener-bener jadi warga Gresik. Lah dulunya ke mana aja Neng? Nyantri trus kuliah Mbakbro.. Masbro.. Jadi ya di rumah jarang-jarang. Malahan pas dapet jatah libur kadang aku pake nginep ke rumah temen ato pergi jalan-jalan. :v Makanya yang kepo soal Gresik jangan berharap banyak dari aku karena aku kan masih ‘baru’. :’>

Dulu sebelum merasakan nikmatnya tinggal di perkotaan, Gresik buatku udah fine-fine aja. Tapi semenjak sering nginep rumah temen di Surabaya dan jalan-jalan, aku baru tau kalo Gresik tuh ndeso banget sik. Dibandingin ama Surabaya mah jauh *padahal tetanggaan*. Duh pokoknya males banget kalo ditanya,

“Di Gresik ada apa aja?”

Upcoming Series: Prewed Story!

Upcoming Series: Prewed Story!

Hola Chocoreaders! After day by days cancelled, now I would like to announce you that I have something new, yayy! *throw confetti* *tiupin terompet* Dari dulu emang kepingin bikin postingan berseri yang tematik gitu sih. Eh baru kepikiran tema yang pas ya sekarang. Apalagi kalo bukan soal persiapan nikah dan tetek-bengeknya. :p

Yep, akhirnya eyke mantap memutuskan untuk mendokumentasikan (alias curcol) printilan-printilan menyongsong hari pernikahan. Tujuannya apa? Ya untuk berbagi cerita dan pengalaman, biar kamu-kamu yang mau menikah bisa jadi sedikit tau. Oo begini.. Oo begitu.. Sekaligus biar kamunya nanti nggak overthinking. Terbukti banget loh, ketika aku khatam baca diary persiapan nikahnya Mbak Annisast, daku jadi agak nyantai rasanya. :D

Syukur-syukur kalo kamu juga bisa metik hikmahnya dooongs, pegimana sik. #lah

Bertandang ke Kediaman Guru Bangsa HOS Tjokroaminoto

credit: ceritasby (dot) com
Bertandang ke Kediaman Guru Bangsa HOS Tjokroaminoto

Selama ini, aku taunya Kota Surabaya berjuluk Kota Pahlawan karena pertempuran 10 November 1945 yang melibatkan perjuangan arek-arek Suroboyo dalam mepertahankan kedaulatan RI. Kemudian untuk mengenang jasa-jasa pahlawan tersebut didirikan Tugu Pahlawan, yang berdiri kokoh menantang langit hingga sekarang. Sesimpel itu. Lhadalah setelah bergabung dengan organisasi GMS, aku jadi tau kalo Surabaya ini rupanya menyimpan banyak peradaban sejarah era pergerakan kemerdekaan Indonesia. Sebut saja makam dan museum WR Supratman, makam dan museum dr. Soetomo, rumah kelahiran Bung Karno, hingga kediaman guru bangsa HOS Tjokroaminoto.

Di postingan #SelasaSurabaya sebelumnya kan aku cerita jalan-jalan ke kampung kelahiran Soekarno. Karena daerahnya nggak jauh dari rumah HOS Tjokroaminoto, jadinya sekalian deh ke sana. Malahan ini yang aku kunjungi terlebih dulu sebelum bertolak ke Kampung Soekarno.

D_Kadoor, Ngehits Berkat Tirukan Gaya Emak-Emak

D_Kadoor, Ngehits Berkat Tirukan Gaya Emak-Emak

Kalo sebelumnya aku pernah mengulas Bayu Skak sebagai seleb Youtube ternama di Indonesia, kali ini aku mau ngenalin selebgram yang lagi naik daun. Buat yang demen main Instagram sekaligus cari hiburan, harusnya tau dong ama Kadir Bachmid alias @d_kadoor. Cowok tampan aduhai bertampang kearab-araban ini sukses menyihir ribuan pengguna Instagram melalui… wajah gantengnya? Bukaaaan! BHAHAHA *well yeah, itu juga termasuk sih* Tapi yang paling penting dalam menunjang popularitasnya adalah… gaya centilnya.

Loh? Cakep-cakep kok centil?

Selamat Hari Blogger Nasional 2015!

Selamat Hari Blogger Nasional 2015!

Menjadi blogger, mungkin bukanlah hal yang aku cita-citakan sejak kecil.

Menjadi blogger, mungkin nggak pernah kupikirkan sebelumnya selama duduk di bangku sekolah.

Aku sendiri nggak pernah minta kok biar bisa jadi blogger di masa depan.

But being blogger now, is the best decision I ever made… in my lifetime.
*

5 Alasan Penting Asyiknya Berakhir Pekan di Novotel Surabaya

5 Alasan Penting Asyiknya Berakhir Pekan di Novotel Surabaya
[Sponsored Post]

Mendengar nama Novotel, sebetulnya telinga ini tidak asing. Tapi aku sendiri baru ngeh kalau hotel bintang 4 ini terletak di kawasan yang beberapa kali pernah aku lewatin bareng Muffin. Bahkan saat melintas di depannya, seringkali aku dibuat penasaran seperti apa sih dalamnya.

Lhadalah pada tanggal 17 – 18 Oktober lalu daku berkesempatan menginap secara eksklusif di Novotel ini bersama belasan kawan-kawan blogger. Dalam rangka menyambut Hari Blogger Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober mendatang, pihak manajemen Novotel Surabaya ingin mengajak blogger berkeliling sambil menikmati fasilitas hotel.

Dari serangkaian kegiatan acara tersebut, aku jadi tau kalo Novotel Surabaya ini pilihan yang tepat sekali untuk refreshing, bersantai, quality time bersama keluarga/teman-teman terdekat, hingga seabrek kegiatan have fun lainnya! Are you wondering, why?

Hotel Transylvania 2: 2015 Dumbest Movie Ever!

Hotel Transylvania 2: 2015 Dumbest Movie Ever!

Zinging in the air and I don’t have a care
I’m winging from the zing that we share
Zinging in the rain
Now I’m feeling no pain.
It’s real, time for celebrating cause you’re my zing
(OST Hotel Transylvania)

Di sini siapa yang suka ama film Hotel Transylvania? Ngacung dong! Berarti kita samaan hehehe. Film animasi dengan lakon Dracula yang overprotective terhadap putri semata wayangnya ini memang sukses mengundang gelak tawa penonton. Selain penuh dengan adegan konyol, soundtrack film Hotel Transylvania juga merupakan bagian yang paling aku suka. That’s when the sequel coming out to cinema, I can’t wait anymore!

Di prekuelnya, dikisahkan Dracula (Adam Sandler) membangun Hotel Transylvania yang ditujukan untuk para monster di seluruh dunia. Drac amat membenci manusia karena masa lalunya yang kelam, namun Mavis (Selena Gomez) putrinya ternyata jatuh cinta kepada Jonathan (Kevin James), manusia yang datang ke Hotel Transylvania. Namun endingnya, Mavis dan Jonathan akhirnya mendapatkan restu Drac untuk bersatu dan sejak saat itu paradigma Drac terhadap manusia telah berubah.

Sekali Santri, Kapan Pun Tetap Santri

Sekali Santri, Kapan Pun Tetap Santri

Surprisingly, mulai saat ini tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional. Hal itu ditetapkan oleh Presiden Jokowi berdasarkan momentum resolusi jihad pada masa kemerdekaan Indonesia. Sayangnya, hal ini sempat memicu perdebatan beberapa tokoh antar golongan. Menurut beberapa pendapat, penetapan Hari Santri Nasional ini akan berujung pada pengelompokan alias mengkotak-kotakkan antara golongan santri dan non-santri. Ah elah kalo aku mah gak ambil pusing. Nggak ada pikiran seperti itu, ambil positifnya saja. Buatku, adanya peringatan Hari Santri Nasional ini nggak cuma mengapresiasi santri semata, melainkan juga mengingatkan kembali peran aktif dan kinerja santri di Indonesia.

Mengapa apresiasi? Karena menurutku menjadi seorang santri itu bukan perkara gampang. Dalam artian santri yang bermukim di pondok pesantren, ya. Seperti yang kita tahu, nggak semua orang bisa dan mau jadi santri. That’s why aku menganggap seorang santri itu luar biasa, karena aku tahu sendiri bagaimana rasanya…

Akibat Tidak Nonton Preman Pensiun?

Akibat Tidak Nonton Preman Pensiun?

Yaaah hari Selasa mah harusnya diisi postingan berbau Surabaya. Tapi apa daya, dapur otakku lagi kemebul dan mood berantakan karena baru saja Sabtu lalu aku kehilangan handphone. Ouch! Kehilangan? Iya, lebih tepatnya sih dicopet.

Asli aku masih syok dan ngerasa bego plus sakit hati kalo nginget-nginget kejadian itu. Tapi aku pengen sekali berbagi cerita di sini agar Chocoreaders bisa memetik hikmah dari apa yang aku alami. Biar Chocoreaders tau dan terhindar dari hal-hal semacam ini. Amin. Kuatkan aku ya Allah, ayem setrooooong! *kencengin ikat kepala*

Behind the Moeslema.com Challenge

Behind the Moeslema.com Challenge

Terciptanya postingan ini berawal saat aku lagi nyatet bon-bonan pelanggan ibuku. Seperti layaknya pengangguran lainnya, aku sering lupa hari dan tanggal. Jadi aku nanya ke ibu, “Sekarang tanggal berapa, ya?”

“Tanggal 16.”

Hening. Siiiing……

ALLAHU AKBAR udah tanggal segini kapan terakhir aku update blog? Pasti udah banyak sarang laba-labanya! Baru ingeeeeet blogku tercinta ini udah lama nggak kujamah. Aku sungguh berdosa. Aku merasa hina. *lah lebay xD

Habis ngelayani pembeli di toko aku langsung umek di depan laptop. Beres-beres blog, sapa tau nemu gelandangan tidur di beranda. *lol

Menengok Rumah Kelahiran Ir. Soekarno

Menengok Rumah Kelahiran Ir. Soekarno

Masih inget dengan insiden ketika Pak Jokowi salah menyebut Kota Blitar sebagai tempat kelahiran Bung Karno sehingga banyak netizen yang menjadikannya bahan olok-olok? #PakJokowiSabaro #PakJokowiRapopo Well, akhirnya aku berkesempatan berkunjung ke kampung kelahiran Bung Karno yang asli. Tepatnya di Jalan Pandean IV no. 40, Kelurahan Peneleh, Kota Surabaya.

Jalan Pandean ini masuk wilayah Kelurahan Peneleh. Perlu kamu tahu, Peneleh ini memang kampung yang menyimpan banyak sejarah besar selain tempat kelahiran Bung Karno. Sebut saja rumah pahlawan pergerakan HOS Tjokroaminoto beserta makam tua Belanda yang kondang disebut Makam Peneleh. Sebenarnya aku juga berkunjung ke dua tempat bersejarah itu, hanya saja bakal aku tulis di post terpisah. Soalnya nanti bakalan panjang dan aku nggak mau kamu cepat berpaling dari blogku. :v

Dalam ekspedisi kampung Peneleh ini, rumah Soekarno aku singgahi paling terakhir. Kenapa?

#GayaHilda : Orange Splash!

#GayaHilda : Orange Splash!

Hore! Akhirnya bisa bikin postingan OOTD lagi, meski bodiku udah nggak seramping dulu. Lagipula bahan postingan ini sudah aku timbun sejak Agustus lalu. :v Biasalaaaah, eyke lagi mood-moodan. Padahal aku udah bertekad keras loh untuk post berbau fashion tiap hari Sabtu yah minimal dua minggu sekali. Tapi yo ngene iki, masih kalah sama rasa malesnya. Ih kzl!

Lanjut ke topik, kali ini aku mau nunjukin style pakaianku yang baru. Iyah, aku lagi coba-coba pake oversized blouse. Warnanya oranye pula! Bayangin itu oranyeeee, kayak jeruk peras. *lol Maksudku, seumur-umur aku nggak pernah pake outfit warna oranye padhang jingglang begitu dan yeah, beginilah hasilnya.

Senyum Cantik Nggak Maju Mundur dengan Khalisa Lipbalm

Khalisa Lipbalm, Lembabkan dan Warnai Tulusnya Senyummu

“Maju mundur cantik.. cantik..”

Kalo itu sih kata Syahrini. Tapi masa iya buat senyum cantik kok maju mundur? Nggak konsisten dong. Kalau mau senyum cantik ya maju aja gih. Mundur kan tanda tak mampu. Atau mungkin pada maju mundur karena nggak pede ya? Bisa jadi karena bibir terlihat kusam, kehitaman, bahkan kering hingga pecah-pecah. Ouch, it’s a big no no, Dear!

Well, tau kan kalau bibir itu merupakan aset penting untuk menghasilkan senyum tulus cantik kita. Selain menjadi simbol kebahagiaan, tersenyum tulus juga merupakan ibadah lho! Kebayang gak tuh, berapa pahala yang bisa kita dapat berkat nyenengin orang lain lewat senyum tulus cantik kita? Kalo bisa jadi duit, mungkin bakal aku pake buat pergi ibadah haji LOL. Etapi mau setulus dan secantik apa pun senyum kita kalo bibir kita nggak terawat, jatohnya ya malah keliatan serem Neng! OMEYGOOOT.

Gorengan Girang – Dharmawangsa

Gorengan Girang – Dharmawangsa

Orang Indonesia siapa sih yang gak suka gorengan? Okelah kalau ada yang gak suka, tapi gak mungkin lah seumur-umur nggak nyobain ya kaaan. Well, gorengan memang sudah umum dikenal sebagai makanan yang merakyat. Apalagi buat mahasiswa yang lagi kena tugas, gampang banget laper. Seringnya ya beli gorengan buat ganjel perut murah meriah. #truestory :v

Selama ini gorengan seringkali dijual pake gerobak di pinggir jalan. Kesannya nggak ada elit-elitnya gitu ya. Tapi bukan berarti gorengan nggak bisa naik kelas lho. Buktinya nih, di Surabaya ada tongkrongan Gorengan Girang yang mampu mengangkat derajat gorengan sekelas café! Uhuyy. #keplok-keplok

Tongkrongan ini sejak tahun lalu viral banget di Instagram. Sebagai food hunter (yang sok) kekinian, tentu latah gak mau kalah nyobain dong. Outlet Gorengan Girang, yang selanjutnya kita sebut GorGir ini, berlokasi di Nginden Semolo dan Dharmawangsa. Yang paling bagus dan luas tempatnya ya di Nginden Semolo. Tapi sayang jauh dari kosanku dan tiap kali habis dari Muffin nggak pernah bisa menyempatkan waktu untuk ke sana. Jadilah ke daerah Dharmawangsa aja yang lebih manusiawi, yakni kawasan Unair kampus B yang nggak jauh dari pusat kota.

Tutorial: Cara Memasang Google Maps pada Postingan Blog

Tutorial: Cara Memasang Google Maps pada Postingan Blog

Chocoreaders pasti tau kan kalo aku tuh suka posting tentang makanan di sini. Makanya gak heran kalo badanku segede gambreng. xD Nah biasanya sih di akhir postingan aku menyematkan peta lokasi, jadi pembaca bisa mengira-ngira sendiri melalui jalur mana untuk mencapai tempatnya. Atau bisa lebih familiar karena mungkin letaknya berdekatan dengan landmark lain yang lebih familiar. Petanya sendiri aku ngelink dari Google Maps, karena tidak ada yang lebih cihuy selain Google wkwkwk.

Oya, buatku masang Google Maps nggak cuma untuk postingan kuliner loh. Tapi post apa pun yang membutuhkan petunjuk menuju tempat yang dimaksud. Misal aku post denim jumpsuit yang baru kubeli di sebuah butik di kawasan Darmo. Yaudah aku pasang peta juga biar pembaca yang tertarik beli tau harus ke mana.

Nah Chocoreaders pasti penasaran kan kalo selama ini ngeliat Google Maps nempel terus di postingan blogku maupun orang lain. Gimana caranya? Okelah bakal aku kasih tau, biar kamu postinganmu hasilnya makin kece!

Ayo Masak: Kentang Goreng Saos Tomat

Ayo Masak: Kentang Goreng Saos Tomat

Chocoreaders siapa yang biasanya kalo terbangun di tengah malem trus suka mendadak laper? Pasti 9 dari 7 Chocoreaders selanjutnya pilih masak mie. Selain penyajiannya cepat dan praktis, kelezatannya emang nggak perlu ditanya lagi kan. Makanan siap saji yang gurih, sedep, mantep. Etapi kan aku lagi pengen ngurangin konsumsi mie instant nih, kalo mendadak laper di tengah malem kudu makan apa dong? Masa nyemilin tomat ama cabe?

Ternyata ada ide bagus nih. Bikin aja stok kentang goreng beku di kulkas. Jadi kalo mendadak laper kapan pun, tinggal diolah sebentar sebelum siap disantap. Yang penting sedia bumbu dapur, tomat dan juga telur. Resep ini aku dapetin dari Cookpad oleh Karunia Dyah Mardhatillah. Aaah aku cinta Cookpad, di sana gudangnya aneka resep. Berawal dari nyasar ke web-nya, berakhir dengan install aplikasinya. Dan sejak ada Cookpad, makin gampang nyari ide masakan!

#OOTDAlaAku: Sulap Baju Lama Tampak Penuh Pesona

#OOTDAlaAku: Sulap Baju Lama Tampak Penuh Pesona

Sebenernya postingan ini udah lama mau aku publish. Eh lhakok kebetulan nemu giveaway-nya Bunda Dhia, langsung balik draft lagi deh wkwkwk. Pas banget gitu loh! Temanya tentang OOTD. Kan gue bangeeet tapi jarang dilakoni.

Kalo ditanya OOTD favorit, jujur aja aku hobi banget mix n match pakaian lama. Karena ada tantangan tersendiri gitu loh untuk menyulapnya jadi memesona. Pokoknya sampe orang yang ngeliat nggak nyangka deh kalo ini outfit lawas! Apalagi kalo dapet pujian, ‘Ih, modis abis!”. Padahal modalnya cuma dari lemari BHAHAHAHA.

Pakaian-pakaian lama ini kudapatkan berkat hobi bongkar isi lemari tapi nggak dirapiin lagi. Rasanya hepi deh kalo nemu pakaian lama yang masih bisa dipake lagi. Berasa langsung dicap brilian. *lol Sekaligus nambah koleksi tanpa keluar duit. *catet!

Bahagia Hidup Berkomunitas

Bahagia Hidup Berkomunitas

Eh, udah pada tau belom kalo tanggal 28 September diperingati sebagai hari komunitas nasional? Yeee baru tau ya? Baru tau ya? Hahahahaha, sama. :p

Aduh bener-bener nggak kerasa deh ya, udah hampir dua tahun aku join Komunitas Emak Blogger beserta komunitas blog lainnya. Suatu hal yang nggak pernah kurencanakan dalam hidupku sebelumnya. And it changes my life, for-e-va.

Jadi aku mau nostalgia dikit lah ya, gimana ceritanya aku bisa nyasar ke komunitas blog hingga nyemplung basah di dunia per-blogging-an.

I’m Officially Graduated!

I’m Officially Graduated!

Alhamdulillahirabbil’alamin…

Puji syukur ke hadirat Allah… penantianku selama dua tahun akhirnya datang juga. Tepat pada 22 September lalu aku diwisuda. Momen yang kuraih dengan penuh perjuangan dan air mata akhirnya tiba di depan mata.

Terdengar begitu lebay ya? Tapi begitulah realitanya. Kuliah di broadcasting buatku sungguh berat. Dua tahun lamanya bagaikan ditempuh selama bertahun-tahun. Aku merasa beruntung sekali ada Muffin di dekatku, dialah tempat berbagi keluh kesahku selama bertahan menyelesaikan kuliah ini.

Snap and Share: Pipe & Barrel – Polisi Istimewa

Snap and Share: Pipe & Barrel – Polisi Istimewa

Chocoreaders ada yang tau Chef Ken? Itu loooh Runner Up jebolan Master Chef Indonesia season 2. Yeah, chef berkepala plontos sebagai ciri khasnya ini ternyata arek Suroboyo lho! Dan yang paling penting, tau gak sih kalo Chef Ken ini punya tempat nongkrong hits dan kekinian di Surabaya?

Yaelah belum tau ya? Chef Ken ini merupakan pemilik cafe Pipe & Barrel di kawasan jalan Polisi Istimewa (dekat Monumen Perjuangan Polri). Kalau dari arah lampu merah Jl. Dr. Soetomo tinggal lurus aja, sampe nemu Pipe & Barrel di kiri jalan. Dan entahlah, dari dulu udah ngiler pengen ke sana tapi selalu tertunda. Hingga pada akhirnya aku keturutan berkat aplikasi OpenSnap! Yayy!

Lho, kok bisa? Jadi begini prolognya…

Yuk, Jadi Blogger Kekinian!

Yuk, Jadi Blogger Kekinian!

Dewasa ini, kreativitas dibutuhkan oleh hampir seluruh aspek kehidupan dalam menghadapi dunia persaingan. Apabila seseorang ingin selangkah lebih maju dibanding sesamanya, maka ia dituntut untuk lebih kreatif dari yang lainnya.

Contohnya saja dari pengusaha rumah makan. Untuk menarik perhatian calon pelanggan, tentu rumah makan yang dikelolanya harus unik dan punya suatu daya tarik tersendiri yang membekas di hati pelanggan. Hingga akhirnya dirancanglah sebuah rumah makan yang terinspirasi dari model pesawat terbang. Interiornya dibuat persis seolah sedang berada di dalam pesawat. Mulai dari ruangan yang menyerupai kabin penumpang, bentuk kursi dan meja makannya, ada tas koper dengan luggage tag, serta para pelayan yang berseragam bak pramugari. Keren kan? Nggak heran kalau rumah makan ini sukses mencuri perhatian publik dan meledak di pasaran. Kalau mau tau, beneran ada loh di Surabaya. Kapan-kapan deh aku ceritain di blog.

Berkaca dari cerita tersebut, sesungguhnya kreativitas tidak memandang profesi. Begitu pun kita sebagai blogger, tak luput dituntut untuk sangat kreatif. Kenapa sangat? Ya karena pasar/segmen yang kita bidik adalah industri kreatif. Hampir sama dengan industri advertising. Lah kalo gak kreatif gimana mau bersaing? Mati dong dilibas ama yang lain.

Pancious Pancake House – Tunjungan Plaza

Pancious Pancake House – Tunjungan Plaza

Bagiku, Pancious adalah resto spesialis Pancake terhebat yang pernah ada. Jadi sewaktu Pancious Surabaya mengadakan kompetisi blog untuk mereview menunya, gak pake mikir dua kali aku langsung ikutan! Toh nggak bakal rugi keless, lhawong makanan dan minumannya jempolan semua. :9

Baca pengalaman pertama ngicipin menu Pancious di Coco Baileys dan Sausage & Salami Super Delicious ala Pancious!

Nah, di kompetisi blog tersebut ternyata aku nggak menang hadiah utama Sodara-Sodara! Tapi sebagai pemenang favorit barengan ama Mbak Nining (kisekii.com), aku berhak ngedapetin voucher makan Pancious senilai 200 ribu! Yuhuuu! Alhamdulillah… soalnya makan enak di Pancious itu nggak murah. lol

Tutorial: Agar Linkwithin Tidak Muncul di Beranda

Tutorial: Agar Linkwithin Tidak Muncul di Beranda

Sebagai pemanasan, aku mau tanya nih. Adakah di sini yang merupakan pengguna setia widget Linkwithin?

Aku! Aku! Aku! *malah heboh jawab sendiri* xD

Harusnya sih pada banyak yang ngacung. *sotoy. Nggak salah, kenyataannya widget Linkwithin ini easy to use pake BANGET. Nggak perlu registrasi, nggak perlu buka email. Langsung cuss ke webnya, isi data-data, tinggal pasang. Beres deh! Dan yang paling penting, gak pake ribet edit HTML. *ini adalah salah satu hal yang paling kuhindari *lol :v

Eh dari tadi udah nyebut Linkwithin melulu, apa iya ada yang belom tau?

[Blog Tour + Giveaway] Sing-Py: Single Happy by Dewi Rieka

[Blog Tour + Giveaway] Sing-Py: Single Happy by Dewi Rieka

Whoa kali ini aku dapet kesempatan jadi host blogtour buku terbarunya Mbak Dedew! Awwww! Buku ini tetep punya sudut cerita andalan Mbak Dedew yang udah laris manis di pasaran, yakni tentang anak kos-kosan. :D

Selama ini yah kalau kita lagi cari kos-kosan, pasti kudu cermat memilah jenisnya. Ada yang khusus cowok/cewek, ada yang campur cowok+cewek, sampe campur pasutri. Lah gimana kalau ternyata ada kos khusus untuk cewek-cewek jomblo? Nah lho!

Aku dan Sosial Media

Aku dan Sosial Media

Ngomongin social media nowadays, udah banyak aja macemnya. Gak kebayang di jaman anakku remaja nanti, bakalan nambah berapa jenis lagi.. ._.

Hufft, padahal rasanya baru kemarin sore aku gaul di Friendster. Tau-tau Facebook-an, Twitter-an, Instagram-an, dll… Lah Friendster sendiri bertransformasi menjadi semacam web game online. -____-

Sejak era fesbuk, untuk urusan sosmed aku nggak mau ketinggalan. Setelah susah payah move on dari Friendster, bikin lah akun Facebook. Karena lama-kelamaan mulai banyak pengguna, akhirnya betah deh. Trus booming Twitter, bikin akun juga. Walau awalnya bingung gimana pakenya. Apalagi ada RT – RT segala, aku sampe mikir… kenapa yah Pak RT ini trending banget diomongin di Twitter? Lhadalah RT itu singkatan dari ‘Re-Tweet’. ANCUUUUR xD

Mie Ayam & Bakso Mitra – Sidosermo Indah

Mie Ayam & Bakso Mitra – Sidosermo Indah

Mie adalah salah satu makanan favoritku. Selera ini kayaknya menurun dari gen ayahku, yang merupakan penggemar berat mie. Kami berdua penyuka segala jenis mie. Mulai dari mie instan, bakmi, mie pangsit sampai mie ayam, *kalau ramen keju, entahlah* :D

Sekarang ini mie ayam termasuk jenis usaha kuliner yang laris dan mudah ditemukan di mana saja. Di pinggir jalan, pojokan gang, dan bentuknya macem-macem mulai dari gerobakan sampe depot istimewa. Rata-rata mie ayam yang pernah kucicipi rasanya standar, karena rupa dan harganya yang amat merakyat. Yess, aku belom pernah makan mie ayam mahal. Pernah sih makan di Depot Mie 55, tapi itu kan mie pangsit bukan mie ayam.

Lah, emang beda toh antara mie pangsit dan mie ayam?

Ayo Masak: Nugget Kentang Keju

Ayo Masak: Nugget Kentang Keju

Tekad untuk mempraktekkan resep ini bermula usai aku dateng ke bazaar sekolahan adekku, Fira. Bukan bazaar gede sih, kecil-kecilan aja buat praktik kewirausahaan siswa-siswi kelas 6. Jadi yang jualan ini anak-anak kelas 6 untuk dibeli murid-murid satu sekolahan. Trus yang ngantre buat beli ya adekku lah. Aku tinggal ongkang-ongkang kaki doang. BHAHAHAHA *ketawa jahat*

Nah masalahnya stan bazaar ini ngejual makanan + minuman yang sama sekali tidak praktis. Contohnya es capcin (cappuchinno cincau) yang kudu diblender dulu lah, Nakeke (nugget kentang keju) yang pake digoreng dulu lah. Sedangkan jam istirahatnya cuma dikit dan yang antre membludak! Oyoyoyo…

Kenapa gak jual yang praktis aja sih? Macam stik keju atau es kopyor? #heaaa *ngedumel sendiri*

Okelah aku keturutan beli es capcin, tapi tidak untuk nakeke! Huuuuuuu. Stok yang dijual cuma dikit sedangkan adekku udah nggak keburu buat ngantre lagi hiks. Akhirnya aku cuma bisa ngomel dalem hati, “Awas yah, biar aku bikin sendiri nakeke yang banyak sampe kelempoken!” Buah, dendam kesumat macam apa itu. xD

Repotnya Jadi Blogger

Repotnya Jadi Blogger

Siapa bilang jadi blogger itu repot?

Lah memang, kok. :p

Apa repotnya? Yang pasti bukan repot nyapu-nyapu, cuci piring, ngelayani pembeli… lah, itu mah aku. #ketikamenjadibabudirumah #kasihkerjaandong

Well, aku tau semua blogger sama repotnya. Repot nyari ide postingan, repot ngatur waktu antara dunia maya dan dunia nyata, repot menghadiri undangan sana-sini… Namun selama mereka para blogger ini melakukannya dengan senang hati, nggak masalah kan? Soalnya ‘repot’ yang akan kucurhatin di sini adalah ‘repot’ yang lain. ‘Repot’ yang kuanggap sebagai suka duka sampai bermakna: capek dweeeeh!

Dinner Eksklusif di Kafe Bromo

Dinner Eksklusif di Kafe Bromo
[Sponsored Post]

Dalam bahasa Inggris, ‘dinner’ artinya makan malam. Namun bagi sebagian orang Indonesia, kata ‘dinner’ diartikan sebagai makan malam yang spesial. Setuju? :D

Makna makan malam spesial dalam kamus setiap orang pun berbeda-beda. Ada yang berpikiran pokoknya makan malam di luar. Ada yang berpendapat makan malam spesial itu di resto/café yang mahal. Ada juga yang menganggap makan malam yang spesial itu intinya ditemani seorang kekasih tercinta. #haseeek

Musim Kawin di 2015

Musim Kawin di 2015

Hadeuu, judulnya kayak lagi nonton channel National Geographic aja yak *lol Dikiranya ini mo ngomongin musim kawin terus penguin pada bertelur gitu? Kagaaaak. Ini mah cuma curcol aja karena di usia segini udah banyak banget undangan nikah dari temen sendiri. *berasa tua* *umpetin KTP*

Lha gimana gak dibilang musim kawin, tahun 2015 ini aku dapet undangan manten dari temen SD sampe SMA bahkan temen jaman kuliah. Sebenernya ya bukan apa-apa sih, cuma kadang kalo flashback ke masa-masa sekolah, ada beberapa yang nggak kusangka bakal nemuin jodohnya secepat ini. :D

Sexy Red Lips