Konsep Pernikahan Impian: Nostalgia Bareng Anime dan Kartun Generasi 90an

credit: http://s1.bwallpapers.com/wallpapers/2014/03/18/
nobita-shizuka-wedding_062509803.jpg
Konsep Pernikahan Impian: Nostalgia Bareng Anime dan Kartun Generasi 90an

Sejak menjadi blogger, aku punya satu keinginan besar tentang resepsi pernikahan. Yaitu dimodalin pake biaya sponsor. Wkwkwk, muluk banget yak. Padahal dapet endorse aja belum pernah. *saknooo* Yah namanya juga impian. Kalau kata Bung Karno, “Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.” Tapi kalau kata emak, “Jika engkau jatuh, remuk tuh badan. Susah mijetnya.”

Bicara tentang sponsor, tentunya mereka mau sesuatu yang fantastis sehingga bersedia untuk mengucurkan dana pada yang bersangkutan. Kalo nikahannya cuma akad dan resepsi biasa sambil ngundang orkesan, udah terlalu mainstream bok. Coba deh kalo nikahan ngundang Power Ranger dan bikin atraksi, barangkali pihak sponsor bakal tertarik.

Berhubung aku terlahir dan Muffin besar di era 90an, tentunya kita berdua lekat banget ama kenangan di masa-masa itu. Masa di mana Joshua, Tasya, dan Trio Kwek-Kwek populer membawakan lagu anak. Masa di mana uang 500 rupiah bisa buat jajan segambreng. Sekaligus masa yang dipenuhi banyak acara kartun menyenangkan di layar kaca.

Pepper Lunch, Sensasi Makan Nasi Pake Hot Plate

Main course: Teryaki Pepper Chicken

Anak gaul tongkrongan mall pasti tau lah ya ama Pepper Lunch. Kalaupun nggak tau, setidaknya udah familiar gitu sama resto satu ini yang udah punya 15 cabang di mall-mall ibukota. Pepper Lunch sendiri merupakan franchise resto dari Jepang yang menghadirkan pengalaman Do It Yourself (DIY), alias memasak makanan sendiri menurut selera masing-masing. Konsep unik tersebut diwujudkan dengan penyajian makanan di atas hot plate bersuhu 260 derajat celcius bok! WOW!

Di Tunjungan Plaza, dinding pembatas resto Pepper Lunch terbuat dari kaca tembus pandang. Hal tersebut memungkinkan para pengunjung mall dapat melihat jelas pelanggan Pepper Lunch yang sedang asik menyantap hidangannya. Bisa jadi agar orang-orang dapat melihat cara penyajiannya yang unik sehingga tertarik untuk mencicipi. Awal mula aku melihat pun sampe mikir, “Itu makan apa sih kok sampai diaduk-aduk?” Jadi penasaran. Bahkan aku sempet ngirain mereka pada makan nasi di atas cobek. Ealah ternyata itu hot plate segede gambreng! #dasarkatro :’D

Tips Tampil Gaya dengan Budget Seadanya


Huahaha gaya banget sih Ka pake sok-sokan bikin tips segala. Padahal masih kalah modis dengan para gadis seantero jagat ini. But hey, let me remind you. Nggak cukup modis bukan berarti nggak bisa tampil gaya, kan? Right, karena mode (fashion) dan gaya (style) adalah dua hal yang berbeda. Fashion amat dipengaruhi dengan tren, sedangkan gaya adalah ciri khas masing-masing individu to put fashion on them.

“Style is way to say who you are without having to speak.”—Rachel Zoe

Buatku, seseorang yang modis gaya berpakaiannya terlihat sangat kekinian. Dapat dipastikan koleksi fashion itemnya melimpah ruah. Itu sebabnya aku nggak bisa dibilang modis karena… frekuensi belanja kebutuhan fashionku amat jarang. Aku pribadi nggak mempunyai dana berlebih untuk terus memperbarui isi lemari. Tapi itu bukan halangan dong untuk bisa tampil menarik, good looking, dan eye catchy.

Terkadang, orang menganggap tampil gaya haruslah mahal. Padahal enggak juga kok, asal tau taktiknya. Tampil gaya juga gak harus melulu mengikuti apa-apa yang sedang tren. Just pick up a little from some happening modes, selanjutnya tinggal sesuaikan dengan selera dan kepribadian kita. Soal budget terbatas? Aku punya solusinya nih untuk kamu semua. Simak ya.

[Olanatics.com 1st Giveaway: Steal The Look] – Muslimah Style on My Way

Aku dan Dian Pelangi
[Olanatics.com 1st Giveaway: Steal The Look] – Muslimah Style on My Way

Siapa sih yang nggak mengenal Dian Pelangi? Meski dia bukan seleb yang hobi wara-wiri di televisi, nama desainer cantik ini sudah nggak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia hingga mancanegara. Kemunculannya sebagai trendsetter membuat style busana muslimah semakin diminati. Dian Pelangi sukses memberikan warna baru bagi dunia fashion perempuan berhijab. Hal tersebut pun membuat populasi perempuan berhijab meningkat dari tahun ke tahun.

Namun nggak semua orang suka dengan apa yang dilakukan Dian Pelangi. Banyak lho pihak-pihak yang menghujat, mencibir, bahkan sampai mengolok-olok. Karena mereka menganggap style yang Dian Pelangi ciptakan sama sekali tidak syar’i. Mereka bilang pakaian muslimah haruslah syar’i sesuai tuntunan Islam. Duh, sedih ya. Mungkin pandangan mereka tentang esensi pakaian muslimah berbeda dengan milik Dian Pelangi. Namanya juga pandangan, tentunya berbeda pada setiap individu. Termasuk aku.

[Street Food Surabaya] Nasi Goreng Jowo Papi Kancil


Hayooo siapa yang suka mencuri timun di ladang Pak Tani? Semua pasti tau dong kalau si Kancil pelakunya. Lah kalau Papi Kancil? Ya beda lagi, ini nama sebuah food truck di area Jl. Srikana Surabaya. Kenapa namanya unik begitu? Apa hubungannya dengan tokoh paling hits di jagat fabel itu? Wah aku ndak tau ya, lupa nanya. :D

Awal mula aku dan Muffin bisa makan di tempat ini cuma karena iseng sih. Jadi ya pas makan malem bingung mau makan malam di mana (especially, me). Cari-cari di foursquare, ada food truck terdekat dengan review pengunjung yang lumayan. Hmm.. why not? Akhirnya kita berdua pun sepakat untuk menjajal kuliner di sana.

Aku baru tau bila jalan Srikaya ini dekat dengan kompleks Universitas Airlangga Kampus B. Aku jadi curiga, jangan-jangan pelanggannya kebanyakan anak kampus situ juga hehe *sotoy.

Let’s Get Married


“Main Let’s Get Rich mulu, get marriednya kapan?”

Hihihi, pasti banyak ya yang kesindir sama tagline di atas? Apalagi kalo yang hobi main Let’s Get Rich ini ternyata seorang jomblo. :D Ngenes pasti. Gak cuma para pecandu Let’s Get Rich, semua orang juga sering kena target pertanyaan: “Kapan nikah?” Apalagi yang masa pacarannya udah ngalahin kredit mobil. Lha wong daku yang masa pacarannya belum melampaui kredit motor pun tak luput dari sasaran pertanyaan ini. -__- Gak cuma nanyain kapan aku nikah, banyak juga yang ngomporin aku buat cepet-cepet nikah. Hmm.. emang berani ngisi amplop berapa? :p

Wajar sih kalau banyak orang yang menanyakan hal ini padaku. Secara aku udah punya Muffin yang telah matang secara usia. Selain itu ia juga telah memiliki pekerjaan tetap. Nah lho, tinggal nunggu apalagi? Nunggu negara api menyerang? :D

Well, tentu aku menyimpan alasan tersendiri mengapa tidak cepat menikah semudah melempar dadu pada permainan Let’s Get Rich. Mau tau?

Kimchi Go: Korean Food yang Pas bagi Lidah Jowo


Kalau ditanya hal pertama apa yang aku suka dari Korea, maka jawabannya: serial drama Princess Hours! Yep, hingga saat ini aku masih tergila-tergila sama drakor bergenre romantic comedy satu ini. Kalau nonton di laptop, masih suka jejeritan berkat aura Pangeran Shin dan sungguh merasa iri dengan beruntungnya nasib Chaegyung. Aak… dulu aku sangat bermimpi akan mengalami kisah cinta seperti itu di dunia nyata. Dijodohin sama cowok cakep bin tajir, trus mengalami kisah cinta dengan alur ‘benci lalu cinta’. Awwww so sweet!

*ngayal tingkat menara Petronas*

Lalu kalau ditanya hal kedua, maka jawabanku adalah.. makanannya! Yeaah, Korea has super delicious authentic food! Setidaknya itulah yang aku rasakan setelah mencicipi kuliner asal negeri ginseng di gerai Kimchi Go.

Semarak Dies Natalis GMS ke 63


“Oh GMS, oh GMS..I’m sure I can’t forget you
Oh GMS, oh GMS..I’m sure I can’t forget you
In the future you will find, there are many great man
They are really brave man
They come from our GMS...”

Satu kata yang langsung terlintas di kepala saat mendekati perayaan Dies Natalis GMS ke 63 adalah “YAAAAY akhirnya aku bisa lepas jabatan!!!”

Terdengar durhaka sekali yak, tapi realitanya nggak sepicik itu loh. Aku pingin cepet-cepet terbebas dikarenakan tugas akhir kuliahku telah mencapai titik level ‘cepet-nikahin-adek-aja-Bang’. Bener-bener menguras banyak tenaga dan waktu sampai-sampai nggak bisa meluangkan waktu untuk GMS. Ketika udah lepas dari kepengurusan, aku gak lagi dihantui oleh rasa bersalah atas tanggung jawab kan.

And I should tell you that.. GMS adalah singkatan dari Gerakan Mahasiswa Surabaya. Terkesan radikal ya berkat kata ‘Gerakan’-nya tapi sebenarnya enggak loh. Ya memang sih karena GMS ini berdiri pada zaman gak enak era pasca kemerdekaan, penggunaan diksi ini sah-sah aja. Well, GMS ini amat berjasa besar bagiku. Terlebih karena sudah mempertemukan aku dengan Muffin sampai jadi sepasang kekasih *lol.

How-Old.net: Seberapa Tuakah Rupamu?



Beberapa hari lalu sosmed diramaikan oleh hadirnya situs How-Old.net yang bisa menebak usia dan gender seseorang dari foto aja. Alhasil banyak deh orang yang nyobain dan berlomba-lomba mengunggah capture-an hasilnya di BBM, Line, Path, dan jejaring sosial lainnya. Hmm.. mau gak mau aku jadi gemes dong ngeliatnya. Bahkan jadi latah ikutan juga biar #hits dan #kekinian. :D

Akhirnya aku minta Muffin buat nyobain aplikasi itu (yang sebenernya dia males banget soalnya udah yakin hasilnya bakal jauh berlipat-lipat lebih tua xD) pake foto kita berdua. Well yeah, walaupun dalam hati aku sependapat ama Muffin, tapi tetep aja dong penasaraaaan.

And the result is…

Coco Baileys dan Sausage & Salami Super Delicious ala Pancious


Sudah lama daku mendambakan pancake dan waffle super lezat, namun tak tahu harus ke mana mencarinya *tsaah. Sebetulnya udah nemu pancake enak sih di Carpentier Kitchen, tapi ya masa kalo mau makan pancake di situ melulu. Lama-lama bosenin dong, ya. Maka dari itu aku perlu punya opsi lainnya. Nah, denger-denger nih Pancious merupakan pilihan yang tepat bagi para pendamba pancake dan waffle seperti diriku ini.

Nama Pancious udah gak asing lagi sih buatku. Soalnya tiap kali hang out di mall Ciputra World Surabaya (CWS), aku sering banget lewat di depan gerainya yang berlokasi strategis dekat atrium kecil yang sering dilalui pengunjung. Setiap kali melirik Pancious, aku cuma membatin lirih kapan yaa bisa mampir ke situ. Syukurlah enggak perlu menunggu hingga negara api menyerang, karena Muffin meluluskan permintaanku untuk merayakan ulang tahunnya di sana. YES! *tiup terompet* *tabuh genderang*

-Ini yang ulang tahun siapa, yang request tempat ngerayain siapa- xD