Liburan ke Dynasty Water World – Gresik, Yay or Nay?

Liburan ke Dynasty Water World – Gresik, Yay or Nay?

Baru inget kalo awal tahun 2017 aku, Muffin, dan adik-adikku liburan ke Dynasty Water World Gresik tapi belum diposting ceritanya di sini. Udah kelewat basi banget yak, tapi bodo amat deh.

Kali ini aku cuma mau berbagi kenangan, nggak niat bikin review karena dokumen fotoku nggak lengkap. Jadi, aku cuma mau cerita kesan selama bermain air di Dynasty Water World.

Well, di postingan ini aku mungkin lebih bercerita dan komen di beberapa bagian. Sifatnya masih informatif kok, jadi jangan di-skip ya!

*blogger fakir pembaca yang takut banget di-skip* 😂😂

📌 Lokasi
Dynasty Water World ini berlokasi tidak jauh dari rumahku, tepatnya di area perumahan GKB (Gresik Kota Baru). Makanya aku excited banget ngajak adik-adikku ke sini, lhawong deket banget. Dari Surabaya juga masih oke jaraknya apalagi kalo lewat tol dan exit di Kebomas.

Meski berlokasi di perumahan, jangan harap jalanannya sepi. GKB ini merupakan perumahan dengan lalu lintas terpadat karena banyak sekali tempat usaha yang berdiri di situ.


Lokasi Dynasty Water World tidak berada persis di pinggir jalan raya, melainkan masuk dulu ke dalam gang (ada gapuranya) yang letaknya berseberangan dengan Panties Pizza. Barulah setelah masuk gang, terlihat area parkir yang cukup luas dan pintu masuk utama Dynasty Water World Gresik.

💲 Tiket Masuk
Awal Dynasty Water World dibuka, harga tiket masuknya cukup fantastis sih bagi penduduk Gresik. Waktu itu Rp50.000 untuk weekdays dan Rp100.000 untuk weekend. Ya kan selama ini Gresik bukanlah kota wisata. Adanya ya wisata religi noh ke makam wali songo yang tidak dipungut biaya masuk. Makanya wajarlah untuk harga segitu dibilang mahal.


Eh gataunya pas aku ke situ, harganya udah dibanting jauh! Cuma Rp25.000 (weekdays) karena kami datengnya hari Kamis ato apalah lupa. Sementara untuk weekend Rp45.000 aja. Mungkin sewaktu harganya fantastis, tempat ini kekurangan pengunjung. Makanya sampe dibanting setengah harga, ya.

Seperti tempat wisata eksklusif pada umumnya, kita tidak diperkenankan membawa masuk makanan/minuman sendiri. Kalo terlanjur bawa ya gapapa, ntar disita tapi bisa diambil lagi ketika pulang. Petugasnya ramah-ramah, kok. ^^

🏊 Wahana
Ternyata wahananya banyak juga ya! Worth banget lah dengan harga tiket segitu (setelah dibanting wkwk). Ada 9 wahana yang ditawarkan, mulai dari kolam anak, kolam dewasa, hingga perosotan.


Tapi jujur nih, menurutku areanya sempit sekali. Dengan pengunjung di hari biasa (yang nggak se-membludak pas weekend) aja di mataku rasanya penuh banget. People everywhere. Jalanan basah semua bekas kaki-kaki yang baru mentas dari kolam.

Oya, berikut kegiatan di wahana-wahana yang sempat aku abadikan.

Wahana Kiddy Pool dan Rumah Kincir merupakan wahana favorit anak-anak karena medannya cukup aman. Kolamnya dangkal, banyak air mancur, perosotan mini, dan lain-lain.


Yang ini kolam jacuzzi ala-ala. Kalo sepemahamanku ya, jadinya kolam buat bersantai. Enak sih di sini gak ada gangguan air mancur, pun kolamnya dangkal. Cocok untuk quality time bareng anak-anak.


Di sini ada juga kolam semacam sungai yang mengelilingi area Dynasty Water World. Mirip kayak yang di Hawai Waterpark. Bedanya, kolam sungai di Dynasty ini nggak dilengkapi arus buatan. Jadi kita perlu berenang/mendayung pelampung sendiri.

Tapi plusnya, ada seluncuran kayak gini yang asyik buat seru-seruan! (di Hawai Waterpark nggak ada)


Emang deh main air di sini lebih seru kalo menyewa pelampung. Bisa lebih maksimal dalam menikmati wahana.

Soal perosotan, wah macem-macem. Ada yang berjajar 3 warna-warni, asyik buat seluncuran bareng-bareng.


Sementara perosotan yang besar ada 2 macamnya: merah dan biru. Sepintas biasa aja namun rupanya cukup menegangkan, apalagi yang warna biru. Di ujung perosotan, detik-detik menjelang nyebur kolam, duh kecepatannya gak sante. Apalagi sambil jejeritan, langsung deh kemasukan banyak air huhu.

Tuh adek cowokku yang bagai terlempar di ujung perosotan

Oya ada 1 perosotan yang menegangkan, namanya Flush Bowl. Sayang nggak aku potret. Perosotan ini serem gila karena ya udahlah lintasannya curam, eh endingnya diputer-puter kek tong setan baru deh bisa keluar. Cuma Muffin yang nekat nyobain, dan katanya rada pusing + nderedeg juga bok. Nyoba sekali udah cukup. 😂

Terakhir, ada wahana bermain busa rame-rame. Waktu itu sehari ada 2 sesi gak salah, pagi dan sore. Walau receh abis, tetep seru!

Busa-busa
Ini kolam renang dewasa

💺 Fasilitas
Bagi yang ingin menitipkan barang bawaan, kita bisa menyewa loker. Ukurannya lumayan mungil sih. Kalau barang bawaan nggak banyak, 1 loker cukup lah buat 2 orang.

Kamar mandi yang disediakan untuk mandi + ganti baju cukup memadai. Aku lupa persis gimana kondisinya, ingatanku tumpul sekali huh. Yang kuingat pasti gak ada WC duduk di sini.

Untuk beli snack dan minuman ringan, tersedia kedainya. Sedangkan untuk makanan berat, kita harus memesan di loket khusus. Untuk pembayaran minimal Rp250.000,- bisa dapat tempat duduk di restoran/gazebo. Kalo enggak? Ya makan di rerumputan, pinggir jalan, atau di tempat duduk yang bebas/free. Tapi tau sendirilah ya buat dapetin tempat duduk free itu susahnya minta ampun. :3

Omah Apung, tidak boleh dimasuki dalam kondisi berpakaian basah
Yang ogah sewa gazebo, bisa ngemper kayak begini
Untung dapet tempat duduk berpayung.
Bisa ngiyup sambil mamam Pop Mie.

Eh kalo mau, kamu bisa sewa gazebo per jam sih.

Di sini kami nggak beli makanan berat, cukup Pop Mie untuk mengganjal perut. Karena selepas dari sini kami mau isi perut di Dori-Yaki.

Baca: Menikmati Shabu-Shabu dan Yakiniku di Dori-Yaki Gresik

Well, berikut rincian biaya untuk fasilitas tambahan.

Sewa pelampung: Rp10.000,-
Sewa loker: Rp5.000,-
Makan: Rp20.000,- sampai Rp30.000,-/orang (disesuaikan bujet aja). Kalau Pop Mie sih seingatku harganya cuma Rp10.000,-

Kesimpulan:
Kalo dibandingin ama Hawai Waterpark Malang sih jauh ya. Lhawong harga tiketnya juga beda. Namun menurutku sih sepadan ya dengan harganya.

Oke di Hawai Waterpark areanya jauh lebih luas. Risiko senggol-senggolan dengan pengunjung lain amat minim sekalipun waktu weekend. Sementara di Dynasty ramenya minta ampun walau pada saat weekdays.

Yang paling berkesan dari Hawai Waterpark tuh setiap transaksi menggunakan teknologi non-cash/deposito sehingga kita nggak ribet ambil uang dari loker atau bawa uang ke mana-mana. Praktis deh pokoknya!

Baca: Serunya Main Air di Hawai Waterpark Malang


Sementara di Dynasty tuh apa-apa ya bayar pake uang tunai. Repot sekali! Sebelum beli makanan/sewa fasilitas kudu menuju loker untuk ambil duit. Lalu pas transaksi kadang ribet nyari uang kembalian. Semoga bakal diberlakukan sistem yang lebih praktis ya.

Terus karena faktor geografis ya, di Dynasty kalo siang-siang panasnya terik! Agak susah cari tempat berteduh pula hehe.

Ditambah bau kaporit yang cukup menyengat di airnya, komplit lah ketidaknyamanan Dynasty.

Tapi kalo dibandingin ama Ciputra Waterpark (Surabaya), aku lebih memilih Dynasty lah! Jelas, karena Ciputra Waterpark sekarang sepi, nggak ada inovasinya pun. Kurang seru, wahananya gitu-gitu aja. Harga tiketnya pun lebih murah Dynasty.

Jadi kesimpulanku, liburan ke Dynasty Water World sih YAY. Untuk melepas penat di kota Gresik yang minim hiburan ya masih dapat dipertimbangkan. Toh main air begini juga nggak sering-sering. 😁

Kalo kamu, demen main air di waterpark gak sih? Main air ya, bukan berenang. 😜 Karena aku sendiri pun gak bisa berenang! 😂

Kecipak-kecipuk,
-Hilda Ikka-


3 comments

  1. wah seru banget mbaa.. saudaraku yang di Gresik belum pernah kesana ni kayaknya :D lumayan ni buat destinasi liburan bareng keluarga

    ReplyDelete
  2. wah gresik punay tempat yg asyik juga ya

    ReplyDelete
  3. Pas banget untuk liburan bareng sama keluarga ke Dynasty Water World Gresik :))

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Tinggalkan komentar yang baik dan sopan ya. Maaf untuk link hidup akan otomatis terhapus. :)

I love to read all comments from you all, but sorry if I can't answer all. :)

Sexy Red Lips