Wednesday, June 8, 2016

Lebih Maju dan Pede dalam Persaingan Global bersama EF English Centers for Adults

Lebih Maju dan Pede dalam Persaingan Global bersama EF English Centers for Adults

EF. English First.

Pasti di antara kita udah nggak asing dengan nama satu ini yha kaan. Setiap kali aku nemu plang ato banner kursus bahasa Inggris ternama ini di pinggir jalan, selalu muncul kesan macam-macam di kepala: keren, berpendidikan, elit, asoy, dan mehong.

Trus tau-tau ditawarin ama salah seorang temen blogger buat dateng ke 1st Anniversary Party-nya EF Center di Sutos. Dese kagak bisa dateng karena lagi berdomisili di luar Jatim, makanya dilempar ke aku. Berhubung masa perkuliahan belom dimulai dan daripada gabut, mending aku ambil deh yaa. Walau aku nggak punya bayangan bakal seperti apa acaranya.

Welcome to EF English Centers for Adults – Surabaya Town Square

Dulu aku mengira, EF Center yang ada di Sutos ini sama halnya dengan cabang EF yang berserakan di berbagai penjuru Surabaya. Ternyata berbeda lho! Yang ini, khusus untuk para professional atau pekerja sehingga kelas dan pengajarannya lebih fleksibel bila dibandingkan dengan EF Center biasa.

Selanjutnya, aku pun dibuat terpana oleh ke-asoy-an center satu ini. Pintu masuknya otomatis, interiornya clean, rapi dan sedap dipandang mata. Khusus hari itu, banyak balon warna-warni menghiasi langit-langit. Awww nyenengin deh. Di ujung ada semacam pantry, jadi kita bisa kongkow ala-ala sambil menyeduh minuman panas. Ajib.



Sebelum acara penyambutan dimulai, aku sempet berkenalan ama beberapa jurnalis dari berbagai media cetak maupun online. Meski kebanyakan laki-laki, tapi mereka asyik banget dan gak begitu mengintimidasi kaum hawa. :D

Lebih berani hadapi tantangan MEA bersama EF English Centers for Adults

Perlu kita ketahui, saat ini dunia persaingan kerja menjadi begitu ketat sejak adanya implementasi perjanjian Masyarakat Ekonomi Asean alias MEA. Kita nggak hanya berebut lowongan pekerjaan dengan penduduk pribumi, melainkan juga penduduk negara-negara ASEAN.

Dapat dipastikan, pasar tenaga kerja Indonesia akan dibanjiri oleh tenaga kerja asing dan tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Persaingan ini juga timbul dari persoalan kualitas sumber daya manusia terutama dalam segi keahlian dan keterampilan.

Robi Soeharto (Center Director EF English Center For Adults Sutos)

Nah, Asian Productivity Organization (APO) merilis bahwa dari 1.000 tenaga kerja, Indonesia cuma memiliki 4,3% tenaga kerja terampil. Jumlah yang sedikit sekali bila dibandingkan dengan persentase negara ASEAN lainnya seperti Filipina (8,3%), Malaysia (32,6%), dan Singapura (34,7%).

Apalagi nih, INDONESIA SKILL REPORT: Trend in Skills Demand, Gaps and Supply in Indonesia dari Bank Dunia menyebutkan, salah satu persentase tertinggi permasalahan yang dimiliki oleh tenaga kerja lokal Indonesia adalah penggunaan bahasa Inggris (44%). Maka dari itu, agar mampu bertahan dalam kompetisi dunia kerja, mau nggak mau bahasa Inggris mutlak dikuasai oleh setiap orang Indonesia.


Aku setuju sedelapan sesembilan sesepuluh deh dengan pernyataan di atas. Karena kenapa cuma bisa eksis secara lokal kalo kenyataannya kita harus berjuang dalam skala global? Dan statement tersebut lumayan menghujam jantungku btw. xD Iya nih, bahasa Inggrisku pas-pasan banget. Padahal sebagai blogger, aku punya peluang besar kalo bisa mengembangkan tulisan hingga ke ranah internasional. Ya, gak? Lagian siapa sih yang nggak pengen sekece Anastasia Siantar, Clara Devi, de el el? :’(

Tentang EF English Centers for Adults

Jadi yah, seperti yang udah aku sebutkan di awal tadi kalo EF Center yang ini berbeda dengan center yang biasa. Metode pengajaran EF khusus di Center for Adults merupakan program yang sudah disesuaikan dengan gaya hidup masyarakat yang lebih praktis dengan mengedepankan digital.

EF English Centers for Adults menerapkan sistem pembelajaran “Learn-Try-Apply-Certify”. Which is alurnya dimulai dengan mempelajari materi sebelum masuk kelas melalui iLab yang bisa diakses kapan pun dan di mana pun. Dilanjutkan dengan pertemuan face to face, workshop, hingga penerapan langsung dalam kegiatan nyata.

Saking fleksibelnya belajar di EF English Centers for Adults ini, kita nggak perlu kehilangan banyak materi ketika terpaksa skip kelas. Tidak seperti kelas kursus pada umumnya, di EF ini kita bisa mengambil waktu lain untuk mengganti sesi tersebut. Poin plusnya lagi, masing-masing student akan didampingi oleh Service Consultant yang akan mendukung, memantau, dan memastikan proses belajar berjalan sesuai study plan untuk mencapai target yang diharapkan.

Selain itu, topik materi yang diajarkan oleh EF English Centers for Adult relevan dengan dunia professional. Hal ini diakui oleh Linni dan Loretta yang merupakan student center yang mengatakan bahwa hal tersebut memberikan dampak baik terhadap perkembangan kariernya. Linni yang merupakan owner dari Linni’s Patries merasa terbantu dalam mengembangkan bisnisnya berkat EF. Sementara Loretta yang bekerja di sebuah perusahaan multi nasional dan kerap berhubungan dengan vendor asing, kini lebih pede dalam menangani klien asingnya.

Linni & Loreta
Linni sedang memandu demo membuat tiramisu

Di akhir acara, EF English Centers for Adult mengadakan demo workshop dunia kerja dan life club membuat tiramisu. Aku pilih bikin tiramisu, itung-itung nambah pengalaman belajar baking haha. Oya, aku juga dapet kesempatan ngerasain kursus gratis di EF sampai bulan Agustus loh! Buat yang pengen tau kayak gimana rasanya kursus di EF English Centers for Adults, tungguin blogpostku berikutnya yak!

See ya ♥,
-Hilda Ikka-

Foto bersama rekan-rekan media

14 comments :

  1. Jadi pengen belajar Bahasa Inggris lagiii...

    ReplyDelete
  2. Rameee yak, dan tempatnya kece...scara EF sekarang nggak cuman berserakkan di penjuru kota aja. Eh mall juga ada wkwkwk (((berserakkan)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah, khusus buat adults tempatnya dibikin seenjoy mungkin. Katanya sekalian buat pelepas stress. Hihi asik ya.

      Delete
  3. jadi ingin belajar bahasa inggris lagi nih. dulu sempat ikutan EC (English Club ) di sekolah,cuma kemampuannya masih belum maksimal. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga dulu aktif gituan tapi entahlah cepet banget ngowosnya dari otak huvt

      Delete
  4. Aku anak Ef for adult lhooo hehe

    ReplyDelete
  5. Liat postingan mba Ika jadi kangen EF apalagi teacher"nya yang kompeten plus talkative bgt *dilemamantankaryawan :(

    ReplyDelete
  6. Waah ada EF buat adult ya. Dari dulu EF ini terkenal bagus dan keren. Sayangnya dulu mahal. Nggak tau ya kalau sekarang. Tetapi sebanding dengan kualitasnya sih ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga baru tau :D

      Keknya gak bakal ada momen turun harga :v Yep, worth it

      Delete
  7. For adult :D cocok banget buat emak2 biar nggak malu belajar sama anak2

    ReplyDelete

Terima kasih banyak sudah mau berkunjung dan membaca, terlebih turut meninggalkan komentar. ^o^ Mohon berkomentar secara sopan dan plisss jangan tinggalkan link hidup dan pasti langsung aku hapus. Okey? ;)

Sekali lagi terima kasih pembaca-pembaca setiaku. Tanpa kalian, apalah arti aku dan tulisanku ini. Semoga menginspirasi. :))