Showing posts with label Rekomendasi. Show all posts

Jual Fotomu dan Dapatkan Penghasilan di PIXAMOLA #FotoJadiDuit

Jual Fotomu dan Dapatkan Penghasilan di PIXAMOLA #FotoJadiDuit

Dulunya, aku bukan penyuka fotografi.

Aku cuma suka menulis pada saat itu. Waktu SMP-SMA, aku hobi menulis cerpen dan novel (yang nggak pernah bertemu dengan endingnya). Bahkan aku sempat memberanikan diri lho mengirimkan naskah cerpen ke redaksi surat kabar lokal. Walau nggak ada bayaran sepeser pun, aku tetep seneng (dan bangga tentunya) menyaksikan karyaku dapat dibaca oleh khalayak luas.

Minatku terhadap fotografi baru tumbuh setelah menekuni blog selama 1 - 2 tahun. Didukung dengan melejitnya aplikasi Instagram, aku makin bersemangat mengasah kemampuan. Ya.. siapa sih yang gak seneng ketika upload foto (yang kita anggap kece) trus kebanjiran like?

RHETO: Mudahnya Belanja Online Pakaian Dalam Pria/Wanita Berkualitas

RHETO: Mudahnya Belanja Online Pakaian Dalam Pria/Wanita Berkualitas
[Sponsored Post]

Jadiiiii, di sini siapa yang suka mengoleksi pakaian dalam yang unyu-unyu? Entah itu bra, underwear, camisole, dan kawan-kawannya. Ato, malah suka yang modelnya seksih hot ala-ala level cabe 100 biji?

Gak usah malu-malu mengakui gitu lah gengs. Nggak ada yang salahnya kok ngomongin pakaian dalam. Karena yang selalu salah itu namanya cowok. #eh #gimana

Well, sebelumnya aku pernah mengulas sekilas kan yah tentang merk pakaian dalam lokal yang langsung jadi favoritku: Rheto. Trus di postingan itu aku juga bilang kan kalo Rheto ini selain berbasis di Jakarta & Bali, dia melayani pembelian via online. Tepatnya di web www.rheto.co.id

Yang mau kenalan ama Rheto, baca: Pakaian Dalam Oke Oce? Ya Rheto, dong!

Mungkin beberapa di antara kalian merasa aneh untuk berbelanja pakaian dalam secara online. Padahal ya, why not?

4 Oleh-Oleh Khas Surabaya


Chocoreaders ada yang tertarik jalan-jalan ke Surabaya bulan depan? Kan bulan Mei ada banyak tanggal merah plus harpitnas (Hari Kecepit Nasional). Pasti banyak orang yang memanfaatkannya sebagai liburan. Termasuk kamu kan, ya? *nuduh :p Apalagi Surabaya punya destinasi wisata yang cukup untuk dikunjungi selama beberapa hari. Mulai dari museum hingga taman hiburan. Untuk kuliner pun gak kalah banyak. Ada rujak cingur, lontong balap, dan lainnya. Tapi aku gak akan membahas itu semua, karena yang ingin aku ceritakan sebenernya adalah 4 oleh-oleh khas Surabaya. :D

Let’s see, apa aja sih buah tangan yang bisa dibawa pulang sekembali dari Kota Pahlawan ini?

Ada Jendela Dunia di Balai Pemuda

Sumber: http://www.custom-vinyl-decals.com/ebay/wallart/images_large/S33_large.jpg
Hola! Ketemu lagi di sini setelah kemaren berkutat dengan long weekend. Iyap, kalo aku berkutat dengan tugas di saat kebanyakan orang mengisi hari liburnya dengan kegiatan refreshing. *ngenes di pojokan* Ya emang sih tetep ada jatah break buatku. Tapi dengan kepala yang sudah kepenuhan isi aku jadi males mikir aneh-aneh mau refreshing ke mana. Yaudalah, ke Balai Pemuda aja. Kan ada jendela dunia.

Tau kan kalo jendela dunia itu identik dengan buku? Jadi tempat yang aku maksud di sini adalah.. tentu saja perpustakaan! Huahaha, kayak anak pinter aja kalo weekend tongkrongannya di perpus. *cih, aku emang pinter kan? :p*

Jangan selalu termakan oleh stigma yang menyatakan kalau perpustakaan itu nerd, nggak gaul, dan membosankan. Well, kamu bakal mendapati dirimu salah besar kalau kamu mengunjungi perpustakaan kota Surabaya satu ini. Memangnya kenapa?

Play with Cats in Cutie Cats Café


Wohooo, siapa yang setuju dengan kutipan di atas? Aku! Aku! Aku tentunya! *acung tangan* Buatku, waktu yang kuhabiskan untuk play with cats itu gak pernah sia-sia. Karena itu setimpal dengan kelucuan dan tingkah polah mereka yang menggemaskan! Tapi andai kamu tahu, hal yang paling menyedihkan bagi seorang pecinta kucing sepertiku adalah…

… gak punya kesempatan buat memeliharanya! Hiks.

Yep, bagaimana aku bisa memelihara kucing kalau aku gak punya tempat yang cukup luas untuk menampungnya? Saat ini aku sedang kuliah dan kos yang kutempati biasanya berukuran kecil. Mau ditaruh di rumah Gresik? Gak mungkin. Siapa yang mau memelihara, apalagi ibuku gak suka banget-nget-nget ama kucing. -_- Belum lagi kesibukanku yang bejibun, mungkin aku gak pernah punya cukup waktu untuk merawat seekor kucing.

Namun, ada kabar gembira untuk kita semua! *berasa manggis gak sih* Terlebih buat kamu para pecinta kucing yang mungkin bernasib sama denganku, karena untuk pertama kalinya dibuka Cat Café di Indonesia! Yang tepatnya ada di Jakarta. *selalu (¬_¬")

Eh, sebelumnya ada yang tau gak sih Cat Café itu apa?

Review: Suastika Lodge, Penginapan Cozy di Ubud (AirBnb)


Kalo ke Ubud enaknya nginep di mana? Kalo ikutan UWRF enaknya stay di mana?
Akhirnya aku menyerah untuk bikin postingan ini akibat didesak-desak Chocoreaders sekaligus udah kalah start oleh Sister Prima yang kelar publish di blognya beberapa hari lalu. Padahal aku mo bikin postingan ini di akhir, jadi kayak semacam bonus gitu. Yasudahlah aku buat saja demi menyenangkan hati pembaca, kan kalo bisa menyenangkan hati orang lain itu dapet pahala. :D

Sebenernya untuk UWRF 2014 ini, soal penginapanku ditangani oleh Sister Prima. Ia dapet voucher diskon gitu di airbnb.com dari pak bos-nya. Nah, jatuhlah pilihannya di Suastika Lodge seharga IDR 250.000,- per malam untuk 2 orang. Sister Prima bermalam sejak tanggal 29 September karena ia harus mengikuti orientasi volunteer UWRF 2014. Sedangkan aku baru bermalam tanggal 1 Oktober dan kami baru share harga terhitung malam itu.

Let’s Make a to-do-list!



Sejak bulan Juli atas saran Sister Prima, aku mulai membiasakan diri untuk mencatat segala sesuatu yang akan menjadi agenda kegiatan dalam waktu dekat maupun jangka panjang dan berkelanjutan. Terkait dengan hal ini, aku sudah sedikit bercerita di postingan ini. Kemudian atas permintaan mbak Rosa, akhirnya aku membikin postingan khusus mengenai gambaran to-do-list yang kubuat berikut penyusunannya berdasarkan versiku sendiri.

Masjid Al Falah, Setia Melayani Jamaah


Ramadhan tahun ini aku sedikit bersedih. Aku tidak bisa menjalankan ibadah tarawih bersama keluarga dan melewatkan puasa plus berbuka di rumah. Rencanaku untuk pulang jadi tertunda akibat tugas-tugas kuliah yang diberikan menjelang UTS. Padahal niatku hendak mengulas masjid Nurul Islah di kampungku atau kalau bisa sih masjid di pesarehan Sunan Giri, kebetulan sudah lama aku tak berkunjung ke sana.

Namun syukurlah, kebetulan saya punya agenda kegiatan organisasi yang lokasinya kebetulan berdekatan dengan masjid Al Falah. Akhirnya saya menyempatkan diri untuk melihat-lihat dan mengumpulkan informasi untuk #1Hari1Masjid.

Menjelajahi Ice World


Orang Surabaya dan sekitarnya tentu tak asing lagi dengan Taman Remaja Surabaya. Ya, TRS yang lebih dikenal dengan THR alias Taman Hiburan Rakyat ini merupakan arena wisata lokal yang menawarkan aneka wahana bermain seperti komidi putar, perahu kora-kora, bom-bom car, mini jet coaster, dll. Karena permainan yang tersedia lebih banyak didesain untuk anak-anak, maka sering diadakan event untuk murid taman kanak-kanak. Dulu aku pun pernah terdaftar lomba grup menyanyi yang berlokasi di sana. Selain itu istimewanya, setiap libur kenaikan kelas selalu ada hadiah bagi pelajar berprestasi yang mendapat rangking skala 3 (ato lima, ya?) besar untuk bermain di wahana TRS secara gratis! Caranya dengan menunjukkan rapor sebagai tanda bukti. Sayang sekali aku bukan warga Surabaya, jadi orang tuaku gak pernah berminat untuk menghadiahkanku bermain di TRS. :D

Jalan-Jalan Santai ke Museum Kesehatan Surabaya


Tiap kali jalan berdua bareng pacar, kebanyakan orang memilih mall, bioskop, atau taman sebagai tempat hangouts. Sesekali di tempat berbeda dong, contohnya museum. Kayak yang aku lakuin bareng my hunny. Apalagi kalo museumnya fenomenal gini kayak Museum Kesehatan Surabaya.

Sebenernya sih, aku ngajakin dia buat nyoba tur kota Surabaya dengan bis Surabaya Culinary and Food Track. Sama aja kok modelnya kayak bis Surabaya Visit Heritage Tour. Intinya berkunjung ke beberapa tempat wisata Surabaya melalui rute tertentu. Namun karena sepertinya hal itu tidak praktis maka kami memutuskan berangkat sendiri.
Sexy Red Lips