Review Cafe Jalan Korea (Surabaya): Penggemar Drakor dan Kpop Wajib ke Sini!

Review Cafe Jalan Korea (Surabaya)

Orang-orang yang tertarik nyobain kuliner khas Korea biasanya karena menyaksikan adegan makan di drakor atau variety show yang dibintangi idol. Kalo aku sih enggak, murni aja suka nyobain kuliner aneh-aneh wkwk. Restoran Korea di Surabaya pertama yang pernah aku kunjungi itu Kimchi Go dan oke banget di lidahku. Ngerasa cocok, aku jadi ketagihan nyobain kuliner Korea.

Sebenernya di Surabaya sih udah ada restoran Korea yang udah lama ada: Jang-geum sama Mugunghwa (kalo gak salah ya). Namun aku meragukan kehalalannya karena hampir nggak ada yang ngulas sama sekali. Keknya cuma sekali aku nemu review makan di Jang-geum dan seingatku (kalau tidak salah ya) di sana menyediakan pork/babi.

Alhamdulillah sekarang restoran/café yang menyediakan kuliner Korea secara halal udah gampang ditemukan. Di Surabaya, salah satunya ada Café Jalan Korea yang berlokasi di Jemursari. Menurutku café ini merupakan hidden gem pada masanya karena belum banyak orang yang tahu. Sampai suatu ketika aku nemu postingan IG temanku yang lagi makan di situ, langsung kepo dan ngajak Muffin ke sini.

Aku dan Muffin ke sini untuk makan malam. Sebenarnya tidak sulit untuk menemukan lokasinya, namun karena letaknya ada di dalam kompleks ruko, bikin rawan kebablasan. Terlebih area komplek ruko agak menjorok ke dalam, kalo malem terlihat rada samar. Untung ada Holland Bakery di situ yang bisa jadi patokan, hehe.

Review Cafe Jalan Korea (Surabaya)
Review Cafe Jalan Korea (Surabaya)

Kami menuju titik lokasi berdasarkan arahan Google Map, alhamdulillah nyampe dengan selamat dan no drama. Dari luar sih keliatan biasa aja, nggak fancy ala-ala café pada umumnya. Ternyata café ini semacam side business dari tempat kursus bahasa dan penyaluran tenaga kerja ke Korea.

Kata temenku sih, yang punya café emang asli Korea dan orangnya sering muncul di café buat ngajar kursus. Buat yang mau praktikin keahlian Bahasa Korea, bisa loh ajak ngobrol orangnya.

Begitu masuk, ternyata interior café lumayan juga. Dindingnya dihiasi wallpaper secara minimalis dan dapurnya berkonsep open kitchen. Di lantai dasar ini tersedia buku bacaan berbahasa Korea dan TV yang menayangkan drakor atau video klip lagu-lagu Kpop.

Di lantai dua, terdapat fasilitas karaoke untuk pengunjung lengkap dengan lampu disko ajep-ajep. Seru banget kalo ngajak geng nyanyi bareng. Dinding ruangan ini dipenuhi oleh wall décor para Kpop idol. Duh sayang waktu itu aku belum ngefans grup/solois Kpop, coba kalo sekarang. Bakal aku cek satu-satu buat nyari gambar SuJu haha. 

Review Cafe Jalan Korea (Surabaya)
Lantai dasar

Review Cafe Jalan Korea (Surabaya)
Lantai dua

Daftar Menu (dan Harga) yang Aku Coba di Café Jalan Korea

Oya aku ke sini udah 2 kali, jadi aku bisa review banyak menu!

Bibimbap

Harga: Rp45.000 (sudah termasuk pajak)

Menu dan Harga Cafe Jalan Korea (Surabaya)



Menu ini sepaket dengan seporsi kecil kimchi. Bibimbap ini terdiri dari irisan wortel, kentang, bayam, toge, nori, jamur, daging giling, dan telur setengah matang disajikan dalam hotplate. Cara makannya dengan mencampur aduk semua bahan dengan saus gochujang yang telah disediakan.

Menurutku saus gochujang di sini terasa light, kayak tipis-tipis aja di lidah. Nggak pedes juga. Begitu juga dengan kimchinya, buatku berasa asem segar aja. Karena aku penyuka masakan gurih dengan cita rasa yang strong, buatku bibimbap rasanya nggak terlalu istimewa.

Teokbokki

Harga: Rp45.000 (sudah termasuk pajak)

Menu dan Harga Cafe Jalan Korea (Surabaya)

Teokbokki ini jajanan popular di Korea yang berbahan dasar tepung beras. Teokbokki ini ibarat pentol cilok kalo di Surabaya ya wkwk. Nah teokbokki di sini disajikan dengan sayuran (kol dan wortel) serta telur rebus jadi porsinya ngenyangin. Kuahnya tentu saja pakai saus gochujang.

Sorry to say, kesan yang aku dapat berasa makan capjay. Problematikanya sama, saus gochujang-nya terlalu light di lidahku karena aku berekspektasi saus gochujang super kental dan merah. Aku nggak bilang kalo ini nggak enak ya, masalah selera aja sih. Mungkin sengaja dibuat begini biar lebih diterima oleh lidah orang Indonesia.

Teokbokki-nya aku agak lupa nih teksturnya haha. Seingatku ada beberapa yang agak keras, tapi nggak alot kok.

Chamchi Kimbap

Harga: Rp40.000 (sudah termasuk pajak)

Menu dan Harga Cafe Jalan Korea (Surabaya)

Menu ini meski terkesan sepele, ternyata enak banget! Selama ini kalo bikin kimbap sendiri paling isian sosis atau telur dadar sama sayuran. Sementara ini isiannya macem-macem bok, jadi lebih enak di lidah. Isiannya pake tuna, danmuji (acar lobak kuning), timun, bayam, wortel, telur dadar, dan sosis.

Odeng

Harga: Rp50.000 (sudah termasuk pajak)

Menu dan Harga Cafe Jalan Korea (Surabaya)

Dulu aku kira odeng sama kayak tempura murahan (yang bau ikannya menyengat). Ternyata beda ya, kalau odeng ini pake fish cake atau eommuk yang empuk dan enak. Aroma ikannya lembut. Odeng disajikan dengan kuah kaldu ikan hangat. Sangat pas disantap ketika hujan, anget di lidah dan perut.

Seporsi odeng ini terdiri dari 4 tusuk besar yang dijamin mengenyangkan. Wajar ya kalo harganya segitu karena emang gede porsinya.

Honey Butter Bread

Harga: Rp30.000 (sudah termasuk pajak)

Menu dan Harga Cafe Jalan Korea (Surabaya)

Awalnya aku sempat meremehkan menu ini, kupikir ya kayak roti bakar biasa. Namun atas rekomendasi temenku, jadi tertarik nyobain dan…. Beneran gak nyesel! Duh ini roti bakar eh panggang, terenak yang pernah aku makan. Tektur rotinya tetep empuk meski luarnya garing. Perpaduan madu dan whipped cream-nya juga pas di lidah, manisnya oke. Definitely my favorite!

Ice Green Tea Latte dan Labu Latte

Harga: Rp25.000/per gelas (sudah termasuk pajak)

Menu dan Harga Cafe Jalan Korea (Surabaya)

Sebagai penggemar minuman manis yang kadang bosen kalo pesen minuman cokelat melulu, aku bilang menu ini layak banget buat dicoba! Baik rasa green tea atau labu, dua-duanya enak! Green tea-nya nggak meninggalkan rasa pahit, labunya juga enggak eneg. Mungkin karena racikan susunya bisa separuh gelas. Sekali seruput, susah berhenti huhu. 

Masih banyak menu lain buat dicoba seperti Bulgogi Deopbab, Jajangmyeon, Bogeumbap, Ramyeon, Rabokki, dan Bingsu.
*

Di kunjungan kedua, aku beranikan diri buat ngajak ngobrol orang Korea-nya. Namanya Lee Sang Jae. And you know what, dia bukan pemilik café ini LOLLLLL. Dia murni pengajar, yang punya café (dan tempat kursus) ya orang Indonesia. Elah, ternyata selama ini rumornya salah.

Secara konsep, menurutku café ini nggak fancy-fancy amat. Namun nggak bisa disangkal, atmosfernya nyenengin buat berlama-lama di sini. Seandainya nggak ada pandemi, mungkin aku udah bolak-balik ke sini buat garap skripsi huhu.

Jujur aku kangen balik ke sini. Pengen pesen lagi Honey Butter Bread, Chamchi Kimbap, Ice Labu Latte, dan nyobain menu yang lain.

Review Cafe Jalan Korea (Surabaya)

Beruntung sekarang Café Jalan Korea melayani order via Grabfood. Jadi bisa takeaway tanpa perlu ke sana deh. Oya buat yang tertarik belajar Bahasa Korea, kalian bisa kursus di sini ya.

Jalan Korea - Café dan Pusat Pelatihan Bahasa Korea
Jl. Raya Jemursari No. 76 blok D No. 5 Surabaya
(di belakang Holland Bakery)
Jam Operasional; Selasa – Minggu, pukul 11.30 – 22.00 WIB

 







4 comments

  1. suka sushinya sih aku hahahaha,,, greentea lattenya juga OK

    ReplyDelete
  2. Aku liat penampakan saus dari bibimbap Ama tteobokki udh agak curiga kok ga terlalu merah dan kental. Malah aku kira jd kayak saus cabe biasa. Padahal sausnya itu yg bikin penentu rasa tteobokki ato bibimbapnya bakal enak ato ga :).

    Malah kuliner yg dikira biasa, LBH enak ya mba. Odeng itu aku suka bangettttt. Pas ke Korsel puas makanin Odeng apalagi waktu ksana sedang winter. Tp aku LBH suka Odeng yg kuahnya pedeeees banget mba. Pernah coba di Korsel, itu pedesnya lgs bikin anget bdn hhahahah. Enak banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul, merahnya kurang gelap haha. Yupsss aku juga doyan banget odeng. Kalo masak sendiri jarang banget bisa seenak yang dijual, apalagi yang di Lawson duh enak banget kuahnyaaa bisa pedes hangat di perut

      Delete
  3. Dooooh, aku keratjoeen pengen makan odeng sama kimbab kimchi di situ jadinya.. Secara aku juga penggila kekoreaan, baik drakor, hangeul, street food korea, dan paling suka acarnyaa.. wkwk

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Tinggalkan komentar yang baik dan sopan ya. Untuk saat ini, komentar saya moderasi dulu ya. Saya suka baca komentar kalian namun mohon maaf saya tidak selalu dapat membalasnya. Untuk berinteraksi atau butuh jawaban cepat, sapa saya di Twitter @newHildaIkka saja!

Sexy Red Lips